JAKARTA – Wacana darurat militer imbas aksi unjuk rasa atau demo ricuh berujung anarkis pada akhir Agustus 2025 merupakan tudingan yang digunakan bukan relevan kemudian tak berdasar. Isu yang dimaksud hanya sekali memicu keresahan rakyat lalu berpotensi merusak hubungan harmonis antara rakyat juga TNI.
“Itu hanya saja dibuat-buat saja. Situasi masih sangat jauh kemudian tidak ada relevan untuk darurat militer,” kata aktivis pemuda nasional Benny Ario Hasibuan, Hari Sabtu (13/9/2025).
Baca juga: Publik Ramai Bicara Darurat Militer, Wakil Panglima: Jauh dari Apa yang dimaksud Kita Lakukan
Menurut Benny, TNI sejak era Reformasi terus bertransformasi menjadi tentara yang tersebut profesional lalu tunduk pada konstitusi.











