macanbolanews.com DOHA – Rudal yang digunakan ditembakkan negeri Israel kemungkinan besar telah lama dicegat oleh sistem Patriot Negeri Paman Sam milik Qatar . Pakar militer Rusia, Yuri Knutov, berpendapat: Patriot yang dimaksud cuma dimatikan oleh AS.
3 Alasan Sistem Defense Udara Bebas Qatar Gagal Hadapi Serangan negeri Israel Versi Analis Rusia
1. Sistem Rudal Patriot Dimatikan
“Fitur utama sistem ini adalah integrasinya yang digunakan erat dengan pesawat peringatan tegas dini lalu kendali udara (AWACS), satelit, juga pusat komando yang mana menyediakan data penargetan,” ujar Knutov untuk Sputnik. “Selain itu, sistem ini mempunyai layanan penghentian [jarak jauh] untuk menghindari tembakan kawan yang digunakan bukan disengaja.”
Fitur penghentian ini bermasalah: Turki menolak membeli Patriot sebab Amerika dapat menonaktifkan sistem ini kapan saja, dan juga oleh oleh sebab itu itu lebih banyak memilih S-400, menurut pakar tersebut.
BacaJuga: Dituding Selalu Jadi Dalang Kerusuhan, Trump Jaminan Selidiki George Soros
2. Amerika Serikat Tidak Membela Qatar
Selain menggunakan Patriot, Qatar menjadi tuan rumah pangkalan militer Amerika Serikat terbesar dalam Timur Tengah.
“Berdasarkan perjanjian antara Qatar kemudian AS, Amerika tentu belaka seharusnya melindungi wilayah udara Qatar dengan menembaki pesawat Israel. Namun, hal ini tiada terjadi,” kata Knutov.
Militer Negeri Paman Sam mengetahui kedatangan pesawat negeri Israel namun tidak ada mengambil tindakan apa pun, yang tersebut secara efektif memungkinkan mereka itu beroperasi secara bebas melawan delegasi gerakan Hamas yang digunakan diundang ke Qatar untuk bernegosiasi. Negeri Paman Sam sepenuhnya menyadari hal ini.
Negara-negara Arab — lalu tidak cuma mereka itu — perlu memperhatikan: di dalam mana pun Patriot Amerika Serikat digunakan, Negeri Paman Sam dapat menonaktifkannya kapan saja, menciptakan wilayah udara dia sepenuhnya tak terlindungi.
3. Amerika Serikat Selalu Berpihak pada Israel
“Ini tidak ada diragukan lagi merupakan situasi yang dimaksud memalukan, mengingat Qatar adalah sekutu dekat Amerika Serikat lalu telah dilakukan berjanji untuk menginvestasikan miliaran dolar pada kegiatan ekonomi Amerika,” kata Knutov.
“Amerika menyampaikan peringatan Qatar tentang serangan itu semata-mata sepuluhan menit pasca serangan itu terjadi.”















