LAS VEGAS – Terence Crawford mengukuhkan diri sebagai petinju pertama dalam era modern yang dimaksud meraih gelar kejuaraan tak terbantahkan dalam tiga kelas berbeda. Setelah sebelumnya mendominasi kelas welter ringan kemudian welter, pada masa kini ia menaklukkan kelas menengah super dengan mengalahkan Saul Canelo Alvarez dengan kemenangan hitungan 115-113, 115-113, dan juga 116-112 di dalam Stadion Allegiant, Hari Minggu (14/9/2025).
Meskipun keduanya saling berbalas pukulan, Crawford yang berusia 37 tahun dinilai tambahan efektif. Fakta Compubox menunjukkan Crawford berhasil mendaratkan 165 dari 442 pukulannya (37 persen), dengan 129 di tempat antaranya tepat mengenai kepala Canelo.
Sementara itu, Canelo mendaratkan 132 dari 347 pukulan (38 persen). Seusai pertarungan, Canelo memberikan pujian setinggi langit untuk sang penakluk.
Baca Juga: Terence Crawford Ukir Sejarah: Tumbangkan Canelo Alvarez, Sandang Gelar Juara Tak Terbantahkan!
“Saya merasa senang bisa jadi berbagi ring dengan petarung hebat seperti dia. Jika kami bertarung lagi, itu akan luar biasa,” ujarnya, mengisyaratkan adanya kemungkinan pertarungan ulang.
“Saya sudah ada meraih berbagai prestasi di area dunia tinju kemudian warisan saya sudah ada ada di dalam sana. Saya berani mengambil risiko ini sebab saya cinta tinju. Saya merasa hebat, saya merasa kuat. Crawford adalah petarung yang hebat lalu terampil, saya harus memberikan pujian kepadanya,” tutup Canelo.
Baca Juga: Terence Crawford Gantung Sarung Tinju usai Lengserkan Saul Canelo Alvarez?
Dengan kemenangan ini, Crawford tak belaka mengukuhkan posisinya sebagai salah satu yang digunakan terbaik sepanjang masa, tetapi juga membuktikan bahwa usianya bukanlah halangan untuk terus mencetak rekor fantastis.















