JAKARTA – Samsung Electronics kembali mengguncang arena persaingan smartphone lewat pengumuman mengejutkan pada 4 September 2025.
Mereka secara resmi memperkenalkan Galaxy S25 FE, model terbaru dari seri “Fan Edition” yang mana diklaim menghadirkan DNA flagship ke tangan lebih besar sejumlah konsumen.
“Galaxy S25 FE memainkan peran penting sebagai gerbang menuju lingkungan Galaxy Artificial Intelligence yang mana lebih besar luas agar pengalaman ini menjangkau lebih tinggi banyak pengguna,” kata Jay Kim, Executive Vice President Samsung Electronics.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa S25 FE adalah ujung tombak Samsung untuk mendemokratisasi teknologi Artificial Intelligence canggih mereka.
Otak Artificial Intelligence pada Balik Layar

Ditenagai One UI 8, Galaxy S25 FE tidak lagi sekadar ponsel, melainkan asisten pribadi yang dimaksud ditenagai agen Kecerdasan Buatan multimodal. Fitur Gemini Live memungkinkan ponsel “melihat” apa yang digunakan Anda lihat, memberikan konteks instan untuk pertanyaan seperti, “Outfit mana yang tersebut cocok untuk cuaca di area Seoul?” hanya sekali dengan mengarahkan kamera.
Fitur lain seperti Now Bar menyajikan informasi relevan segera di tempat lock screen, sementara Circle to Search with Google pada saat ini hadir pada tampilan floating yang dimaksud bukan mengganggu gameplay. Semua kecerdasan ini dijaga ketat oleh Knox Enhanced Encrypted Protection (KEEP), sebuah brankas digital terenkripsi untuk setiap aplikasi mobile di dalam di perangkat.
Kamera Lanjutan untuk Sang Kreator
Samsung tampaknya serius ingin memanjakan para kreator konten. Galaxy S25 FE dibekali ProVisual Engine terbaru juga peningkatan signifikan pada kamera depan 12MP untuk hasil selfie yang lebih lanjut tajam, bahkan di tempat di malam hari hari berkat mode low noise Nightography.
Di bagian belakang, tersemat konfigurasi tiga kamera:
Kamera Utama (Wide): 50MP dengan OIS (F1.8)











