macanbolanews.com LAS VEGAS – Juara dunia kelas menengah super 76,2 kilogram Terence Crawford menolak bertarung dengan Jaron Ennis di tempat kelas welter super 69,8 kilogram kemudian mengisyaratkan turun ke kelas menengah 72,5 kg. Terence Crawford (42-0, 31 KO) naik dua kelas berat untuk mengalahkan Saul Canelo Alvarez (63-3-2, 39 KO) dalam kelas 76,2 kg dengan kebijakan mutlak pada Hari Sabtu waktu malam pada Allegiant Stadium.
Terence ”Bud” Crawford sekarang ini menjadi juara lima divisi juga tiga kali juara tak terbantahkan dengan kemenangan yang dimaksud menentukan kariernya. Segera pasca pertandingan, Crawford, yang digunakan telah dilakukan memegang gelar kejuaraan kelas menengah divisi junior WBA sejak mengalahkan Israil Madrimov tahun lalu, menyatakan ia bukan akan kembali ke divisi tersebut, atau mempertimbangkan untuk menghadapi wajah baru kelas berat yang mana banyak orang yakini mencerminkan dirinya. “Tidak, [saya tidak ada akan melawan Jaron Ennis],” kata Crawford ketika ditanya apakah ia akan mempertimbangkan pertarungan tersebut. “Saya tidaklah akan turun ke kelas welter super 69,8 kg.”
Baca Juga: Saul Canelo Alvarez Legawa Dikalahkan Terence Crawford: Tidak Ada Kekalahan!
Ennis berjaya sebagai juara kelas welter terpadu setelahnya menjadi penantang wajib Crawford dan juga menjadi kontestan utama selama persiapan menuju pertarungan super hari Sabtu. Ia menjadi rekan tanding yang mana handal bagi bintang Meksiko tersebut. Karena kembali ke kelas menengah kategori junior tidak ada mungkin, akankah Crawford mempertimbangkan ide yang digunakan tak terbayangkan untuk naik tujuh pon lagi agar sanggup bersaing di area kelas berat ringan, dan juga meraih gelar kejuaraan pada kelas berat keenam? “Tidak, kami tidak ada akan naik sebanyak itu,” kata Crawford sambil tertawa.
Namun, yang digunakan sedang dipertimbangkan Crawford adalah turun ke kelas menengah, kemudian bahkan pensiun. “Siapa tahu, saya kemungkinan besar akan turun ke kelas 160,” kata Crawford tanpa menangguhkan kemungkinan untuk mengakhiri kariernya. “Saya akan duduk serta berbicara dengan regu saya untuk meninjau apa yang mana akan terjadi selanjutnya.”
Untuk ketika ini, Crawford dapat menikmati kemenangan bersejarahnya menjauhi ulang tahunnya yang dimaksud ke-38. “Yang pasti, ini jelas merupakan kemenangan yang digunakan istimewa,” kata Crawford. “Naik dua kelas berat, menjadi petarung B, melawan petarung yang mana tak terkalahkan di area divisi ini, tak terbantahkan, akan merebut semua gelarnya, melakukan semua yang saya janjikan, tentu semata ini sangat berarti. Saya merasa segalanya dipertaruhkan.”















