macanbolanews.com WASHINGTON – Brian Kilmeade, seseorang pembawa acara Fox News menyerukan eksekusi meninggal bagi para tunawisma dengan hambatan kemampuan fisik mental, menyarankan “suntik berakhir paksa” sebagai solusi untuk mengatasi krisis sosial tersebut. Usulan yang dimaksud sebanding sekadar dengan membunuh 770.000 tunawisma di area AS.
Brian Kilmeade menyampaikan pernyataan yang dimaksud di episode inisiatif Fox & Friends pada 10 September ketika mengkaji pembunuhan pengungsi tanah Ukraina Iryna Zarutska dalam kereta api ringan di dalam Carolina Utara oleh individu tunawisma dengan catatan kriminal yang dimaksud panjang.
Pria tanah Ukraina berusia 23 tahun itu ditikam hingga tewas di dalam Jalur Biru Lynx Charlotte oleh Decarlos Brown Jr., manusia residivis dengan 14 penangkapan sebelumnya yang tersebut sudah didiagnosis menderita skizofrenia.
Pembawa acara Lawrence Jones menyatakan bahwa meskipun ada rasa iba terkait krisis kebugaran mental, “kita seharusnya tiada perlu hidup pada ketakutan” sementara pihak berwenang mencari tahu apa yang mana harus dilakukan.
“Masukkan beliau ke rumah sakit jiwa, penjarakan dia, dan juga kalian akan menemukan solusinya. Tetapi orang-orang yang tersebut harus menghindar juga menghindar di area kereta lalu bus, berjalan di area jalan, ini belaka satu kasus, tetapi ini terjadi di area seluruh negeri, kemudian ini tidak kesulitan uang. Mereka telah dilakukan memberikan miliaran dolar untuk kondisi tubuh mental juga para tunawisma,” kata Jones, dilansir Press TV.
“Banyak dari merekan bukan mau mengikuti program, berbagai dari merekan tak mau mendapatkan bantuan yang dimaksud diperlukan. Anda bukan dapat memberi merek pilihan. Anda harus mengambil sumber daya yang dimaksud akan kami berikan dan—atau Anda memutuskan untuk dikurung di area penjara. Begitulah seharusnya sekarang,” tambahnya.
Kilmeade menyela, “Atau suntikan mematikan yang mana tidak ada disengaja… atau semacamnya. Bunuh cuma mereka.”
“Ya,” tambah Jones.















