macanbolanews.com WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuntut agar anggota NATO berhenti membeli minyak Rusia. Selain itu, ia meminta-minta NATO membantu tarif tinggi terhadap China, yang ia klaim dapat mengakhiri konflik Ukraina.
Dalam sebuah unggahan di dalam Truth Social pada hari Sabtu, Trump menegur negara-negara NATO melawan apa yang dimaksud disebutnya keengganan merekan untuk bertindak lebih lanjut terpencil guna menghentikan permusuhan antara Ibu Kota Rusia lalu Kiev. “Saya siap memberikan sanksi besar untuk Rusia… ketika semua negara NATO BERHENTI MEMBELI MINYAK DARI RUSIA,” tulisnya.
Ia berpendapat bahwa komitmen NATO “untuk MENANG jarak jauh di tempat bawah 100%, juga pembelian minyak Rusia, oleh beberapa pihak, sangat mengejutkan,” menambahkan “hal itu sangat melemah tempat negosiasi lalu daya tawar Anda terhadap Rusia.”
Presiden Amerika Serikat juga mengusulkan agar anggota NATO mengenakan tarif 50% hingga 100% terhadap Tiongkok, yang menurutnya akan dicabut pasca konflik tanah Ukraina berakhir, menggambarkannya sebagai daya ungkit tambahan bagi Rusia untuk menghentikan permusuhan.
Sejak eskalasi konflik pada tahun 2022, Beijing sudah memposisikan diri sebagai aktor netral, bersikeras bahwa merekan bukan memberikan bantuan terhadap kedua belah pihak.
Baca Juga: negara Ukraina Butuh Rp1.969 Trilyun apabila Perang Rusia Berlanjut pada 2026
Para pejabat NATO kemudian kepala negara-negara Uni Eropa belum mengomentari seruan Trump.















