Ibukota – Pelatih kepala grup nasional Indonesia Patrick Kluivert menafsirkan para pemainnya sudah pernah menunjukkan semangat juang tinggi meskipun harus menelan kekalahan 2–3 dari Arab Saudi pada pertandingan Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Global 2026 zona Asia ke Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis dini hari WIB.
“Hasil ini sangat mengecewakan, tetapi para pemain saya bertarung seperti singa. Saya bangga dengan usaha mereka,” kata Kluivert pada konferensi pers seusai pertandingan, dikutipkan dari rekaman audio yang dimaksud diterima pewarta.
Pelatih selama Belanda itu menganggap Tanah Air memulai laga dengan baik, namun kehilangan kendali permainan setelahnya berhasil unggul terlebih dahulu melalui eksekusi penalti Kevin Diks.
“Kami memulai pertandingan dengan cukup baik, tetapi pasca unggul 1–0, kami kehilangan momentum. Kami tidaklah mempertahankan ruang antar lini dengan baik sehingga pemain sayap lawan dapat memanfaatkan celah juga menekan pertahanan kami,” ujarnya.
Menurut Kluivert, gol pertama Arab Saudi menjadi titik balik yang dimaksud mengubah jalannya pertandingan. Setelah itu, timnya kesulitan memulihkan ritme permainan.
Meski menelan kekalahan, Kluivert menegaskan tidaklah ingin mencari-cari alasan. Ia mengakui beberapa orang pemain Negara Indonesia yang tersebut bermain pada Eropa serta Amerika baru bergabung dua hari sebelum laga, namun hal yang dimaksud disebutnya bukanlah alasan untuk hasil akhir.
“Saya tidak tipe instruktur yang bersembunyi di dalam balik alasan. Ya, penggawa dari luar negeri baru datang kemarin, lalu itu bukanlah situasi ideal, tetapi kami harus menerimanya,” ujar instruktur jika Belanda itu.
Kluivert mengumumkan pertandingan berjalan seimbang serta Negara Indonesia belaka kalah tipis dari segi efektivitas.
“Selisihnya kecil. Arab Saudi memang sebenarnya diuntungkan dikarenakan bermain di kandang, tetapi secara umum kami mampu mengimbangi permainan mereka,” ujar instruktur berusia 48 tahun tersebut.
Dalam kesempatan itu, Kluivert juga memuji penampilan penjaga gawang Marteen Paes, yang digunakan tampil impresif meskipun kebobolan tiga gol.
Kluivert kemudian memberikan kabar mengenai status bek kiri Calvin Verdonk, yang mana absen sebab cedera paha.
“Calvin mengalami sedikit robekan di otot paha. Kami akan memantau pemulihannya dari hari ke hari kemudian berharap beliau sanggup bermain menghadapi Irak,” katanya.
Mantan bintang Barcelona lalu kelompok nasional Belanda itu juga menyampaikan apresiasi terhadap para suporter Nusantara yang digunakan hadir di stadion maupun yang tersebut tinggal ke Arab Saudi.
Pelatih yang mana baru menangani regu Garuda sejak awal 2025 itu menegaskan fokus grup sekarang ini tertuju pada laga berikutnya berjuang melawan Irak yang digunakan dijadwalkan berlangsung tiga hari mendatang.
“Kami akan menganalisis pertandingan ini, memperbaiki kesalahan, juga bangkit. Laga berjuang melawan Irak adalah pertandingan penting yang dimaksud harus kami menangkan,” ujar Kluivert menghentikan jumpa pers.
Dengan hasil ini, Tanah Air berada ke sikap ketiga klasemen sementara Grup B. Tanah Air akan memainkan pertandingan keduanya dalam grup ini, yakni menghadapi Irak pada Akhir Pekan (12/10) dini hari WIB.















