Ibukota – Langkah dari pebulu tangkis ganda putri Indonesi Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari diganjal oleh ganda Korea Selatan Baek Ha Na/Lee So Hee lewat rubber game 14-21, 21-16, 16-21 pada sesi 16 besar Denmark Open 2025 di Jynske Arena, Kamis.
Febi menyayangkan kekalahan kali ini dikarenakan telah tampil begitu optimal juga dapat menimbulkan ganda unggulan keenam pada kompetisi BWF super kelas 750 ini terdesak.
“Sayang banget sebenarnya kami telah sanggup memaksa rubber game tapi belum bisa saja menang,” ujar Febi disitir dari pernyataan PBSI.
Febi memaparkan bahwa di dalam gim pertama kekalahannya disebabkan oleh gagal mengantisipasi tempo permainan cepat yang ditunjukkan oleh Baek Ha Na/Lee So Hee.
“Di gim pertama kami sempat unggul ketika pengaktifan tapi dia mengubah tempo dengan semakin cepat, kami kurang siap mengantisipasi,” kata Febi.
Sedangkan dalam gim kedua, Febi mengakui bahwa strateginya berjalan mulus setelahnya mampu memperlambat tempo permainan lawan.
Namun rencana lalu pola permainan yang tersebut serupa pada gim ketiga tak berjalan sesuai dengan keinginan Febi oleh sebab itu kerap melakukan kesalahan sendiri yang dimaksud menguntungkan lawan.
“Malah ada beberapa yang tersebut meninggal sendiri atau salah pengembalian. Sudah rally-rally panjang, mengantisipasi kesempatan mematikan malah out. Hal ini akhirnya berpengaruh pada hasil akhir,” ungkap Febi.
Dengan terhentinya Febi/Meilysa menghasilkan Indonesia tidak ada mempunyai satu pun delegasi ke sektor ganda putri yang tersebut tersisa di dalam putaran delapan besar.













