Ibukota – Kepelatihan Brighton and Hove Albion, Fabian Hurzeler, menyampaikan timnya melakukan terlalu berbagai kesalahan ketika kalah dengan skor 2-4 dari Manchester United pada laga Kompetisi Inggris 2025/2026 di Stadion Old Trafford, Manchester, Hari Sabtu (25/10) waktu malam WIB.
“Kami berbagai melakukan kesalahan. Anda tidak ada bisa saja menang apabila seperti itu,” ujar Hurzeler diambil pada laman resmi Brighton pada Jakarta, Minggu.
Brighton memang benar tampil kurang maksimal pada waktu kalah dari tuan rumah Manchester United (MU). Pasalnya, dua gol dari grup berjuluk setan merah itu tercipta ke putaran pertama lalu berawal dari kesalahan pemain kelompok tamu.
Gol pertama di dalam cetak oleh Matheus Cunha di menit ke-24 usai bek Brighton gagal membuang bola sangat jauh ke depan. Kemudian Casemiro menambah pundi-pundi gol di menit ke-34 usai tembakannya mengenai pemain lawan kemudian merubah arah bola ke gawang.
Hurzeler menambahkan kalau timnya beberapa kali membahayakan gawang Manchester United beberapa kali.
“Kami berbahaya ke area pertahanan lawan. Tapi kami gagal untuk mengeksekusinya,” kata ahli berusia 32 tahun tersebut.
Berdasarkan catatan Kompetisi Inggris, kelompok berjuluk Seagulls itu menguasai jalannya pertandingan dengan memiliki 56 persen penguasaan bola serta 17 tembakan. Namun semata-mata lima tembakan yang digunakan mengarah tepat ke gawang juga dua diantaranya berbuah gol.
Gol Brighton untuk memperkecil kedudukan pada laga kontra MU dicetak oleh Danny Wellbeck pada menit ke-74 dan juga Charalampos Kastoulas pada menit ke-90+2.
Sementara MU menghasilkan gol lewat Matheus Cunha (24′), Bryan Mbeumo (61′, 90+6′) lalu Casemiro (34′).
Dengan kekalahan ini, Brighton menempati urutan 13 klasemen sementara Kejuaraan Inggris 2025/2026 dengan perolehan 12 poin dari sembilan laga serta mempunyai catatan tiga kemenangan, tiga imbang lalu tiga kekalahan.
Sementara Manchester United naik ke peringkat empat klasemen dengan torehan 16 poin dari sembilan laga serta mencatatkan lima kemenangan, satu imbang kemudian tiga kekalahan.















