Ibukota – Laga grup nasional futsal Negara Indonesia menghadapi Australia ke Indonesia Arena, Jakarta, Hari Sabtu (1/11) malam), yang mana dihadiri 15.337 penonton memecahkan rekor sebagai pertandingan futsal yang paling berbagai ditonton secara langsung dalam Asia Tenggara.
Dukungan penuh dari para penonton memproduksi regu Garuda melibas The Socceroos 3-1 pada laga yang dimaksud juga masuk FIFA Match Day ini.
“Kami bersyukur ternyata sejumlah banget bantuan dari semua stakeholder. Pertama suporter yang digunakan ingin mencetak sejarah bersama-sama. Kedua dukungan dari sponsor, pemerintah, dan juga media. Saya tidak ada menyangka semuanya mampu sebagus ini,” kata direktur utama Games of Society Novel Leonardo untuk pewarta, Minggu.
Novel mengatakan pencapaian ini adalah simbol dari pembaharuan besar juga merupakan sebuah lompatan menuju masa depan futsal Indonesi yang dimaksud lebih banyak profesional, berkelas, dan juga menghibur.
“Kami mau meninggal level futsal Indonesia. Fokusnya tidak di 15.000 penonton tapi bagaimana metode kami berazam mau mengemas senyaman kemungkinan besar penonton yang nonton pertandingan futsal,” ungkap Novel.
“Lalu kami juga ingin live streaming yang dimaksud ditayangkan bisa saja menjangkau dengan luas penonton di dalam rumah. Tapi jujur, saya bangga dengan 15.000 penonton,” imbuhnya.
Game of Society selaku operator pertandingan persahabatan ini juga menyuguhkan pertandingan pertandingan final Futsal Series yang dimaksud mempertemukan SMA 1 Ciruas Tasikmalaya berhadapan dengan SMKN 2 Surabaya dalam Indonesi Arena, Sabtu.
Hasilnya, SMA 1 Ciruas Tasikmalaya menang dengan skor 2-1 berhadapan dengan SMKN 2 Surabaya. Mereka berubah menjadi juara untuk pertama kalinya pada Futsal Series 2025.















