Ibukota Indonesia – Dewa United melaju ke putaran perempat final AFC Challenge League (ACGL) 2025/2026 seusai mengalahkan perwakilan Myanmar Shan United 4-1 pada pertandingan terakhir Grup E pada Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu.
Dikutip dari laman AFC di dalam Jakarta, Dewa United meraih kemenangan berkat gol yang dicetak Egy Maulana (10′), Hugo Gomes (20′), Alexis Messidoro (58′, penalti) lalu Rafael Struick (61′), sedangkan Shan United sempat memperkecil ketertinggalannya melalui Matheus Souza (42′).
Kemenangan tersebut, Dewa United melaju ke fase perempat final ACGL dengan status juara Grup E berkat torehan tujuh poin dari tiga pertandingan.
Di sisi lain, kekalahan memproduksi Shan United menempati kedudukan juru kunci Grup E ACGL pasca melalui tiga pertandingan dengan kekalahan beruntun.
Selanjutnya Dewa United akan menghadapi perwakilan Filipina Manila Digger pada sesi perempat final ACGL yang mana direncanakan berlangsung dua sisi pada Maret 2026.
Dewa United mengambil inisiatif menyerang pada pertandingan ini serta sempat memberikan ancaman melalui tendangan Stefano Lilipaly yang digunakan masih dapat diselamatkan kiper Shan United Pyae Phyo Aung.
Skuad asuhan Jan Olde Riekerink akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit 10 melalui gol yang digunakan dicetak oleh Egy Maulana Vikri pasca menerima umpan dari Lilipaly pada menit 10 sehingga skor berubah berubah menjadi 1-0.
The Banten Warriors berhasil menggandakan keunggulan mereka melalui tendangan dari luar kotak penalti Hugo Gomes yang digunakan berhasil membobol gawang Shan United sehingga skor berubah menjadi 2-0 pada menit ke-20.
Menjelang berakhirnya putaran pertama, Shan United dapat memperkecil ketinggalan berubah jadi 1-2 melalui gol yang tersebut dicetak oleh Matheus Souza lewat tendangan kaki kanannya pada menit ke-42.
Memasuki putaran kedua, Dewa United kembali mengambil inisiatif menyerang, akan tetapi masih dapat diimbangi oleh permainan Shan United sehingga sempat terbentuk jual beli serangan.
Dewa United memiliki prospek emas untuk menambah keunggulan setelahnya mendapatkan hadiah tendangan penalti dari wasit akibat Zwe Khant Min melanggar Rafael Struick di dalam kotak terlarang.
Alexis Messidoro yang dimaksud progresif sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya dengan baik setelahnya tendangannya tak dapat dihentikan Pyae Phyo Aung sehingga skor berubah berubah menjadi 3-1 pada menit ke-58 untuk keunggulan Dewa United.
Hanya berselang lima menit, Dewa United dapat menambahkan keunggulan mereka itu berubah menjadi 4-1 pasca tendangan dari Rafael Struick membobol gawang dari Shan United pada menit 61.
Pada waktu yang tersisa, Dewa United terus menunjukkan dominasi mereka, sedangkan Shan United sesekali memberikan ancaman, namun hingga laga selesai skor 4-1 untuk kemenangan grup tuan rumah masih bertahan.















