DKI Jakarta – Genoa resmi berpisah dengan ahli Patrick Vieira mendekati laga Serie A berperang melawan Sassuolo akhir pekan ini.
Keputusan ini diambil pasca rangkaian hasil buruk yang mana menciptakan Il Grifoni terpuruk ke dasar klasemen.
Dalam pernyataan resminya, klub ini menyampaikan apresiasi terhadap Vieira lalu stafnya melawan dedikasi selama bertugas.
“Kami menyampaikan terima kasih terhadap ahli juga stafnya melawan keseriusan dan juga profesionalisme yang dimaksud telah dilakukan mereka tunjukkan selama menjalankan tugas, dan juga menyampaikan harapan terbaik untuk kelanjutan karier profesional mereka,” tulis Genoa di lamannya pada Sabtu.
Sebagai langkah sementara, mantan bintang sekaligus kapten Genoa, Domenico Criscito, akan mengambil alih sikap pembimbing kepala untuk sementara.
Dia dijadwalkan mendampingi grup dari bangku cadangan pada waktu menghadapi Sassuolo pada Selasa dini hari Waktu Indonesia Barat mendatang. Criscito akan mengawasi pembukaan latihan pertama.
Meski belum mempunyai lisensi kepelatihan penuh, Criscito akan bekerja serupa dengan Roberto Murgita pada mempersiapkan tim.
Keduanya diharapkan mengangkat performa Genoa yang mana hingga saat ini belum pernah menang dalam Serie A musim ini.
Di bawah asuhan Vieira, Genoa hanya saja mampu mengoleksi tiga poin dari sembilan laga, hasil dari tiga kali imbang serta enam kekalahan. Catatan itu menyebabkan manajemen kehilangan kesabaran terhadap legenda jika Prancis tersebut.
Sementara itu, Paolo Vanoli, mantan instruktur Torino, dikabarkan berubah menjadi salah satu kandidat kuat pengganti Vieira. Namun, tindakan akhir baru akan diambil setelahnya pertandingan berhadapan dengan Sassuolo.
Genoa berubah jadi tim kedua dalam Serie A musim ini yang mana mengganti pembimbing setelahnya Juventus yang dimaksud mengakhiri Igor Tudor lalu menunjuk Massimo Brambilla sebagai pembimbing sementara.















