Ibukota Indonesia – Manajer Borussia Dortmund Niko Kovac mengakui skuadnya menundukkan tuan rumah Eintracht Frankfurt dengan susah payah pada putaran kedua Piala Jerman 2025/2026 dalam Stadion Deutsche Bank Park, Frankfurt, Rabu dini hari WIB.
“Itu merupakan laga yang mana berat. Kami semua tahu Frankfurt merupakan regu yang dimaksud hebat,” ujar Kovac dikutipkan dari laman resmi Borussia Dortmund pada Jakarta.
Pada pertandingan tersebut, Dortmund membutuhkan adu penalti untuk menyingkirkan Eintracht Frankfurt setelahnya bermain 1-1 pada waktu normal juga tambahan.
Saat adu penalti, empat penyerang Dortmund sukses melesakkan bola ke pada gawang, sementara tuan rumah cuma dapat memaksimalkan dua dari empat kesempatan.
Menurut Kovac, salah satu faktor yang dimaksud menghasilkan Frankfurt sangat sulit dikandaskan adalah dukungan dari suporter sang lawan. Semangat para pemain Frankfurt pun berlipat lantaran hal itu.
”Mereka miliki keunggulan berkompetisi pada kandang. Dengan dukungan penggemar, merek bermain sangat baik,” kata pria berusia 54 tahun itu.
Novac sendiri sangat senang menghadapi pencapaian skuadnya yang digunakan melaju ke putaran 16 besar Piala Jerman 2025/2026. Dia juga memberikan rasa hormat melawan Frankfurt yang tersebut tersingkir.
“Kami senang dengan hasil ini dan juga kami berhasil melaju ke fase selanjutnya. Namun saya kekal memberikan hormat pada Frankfurt. Karena saya tahu bagaimana rasanya tersingkir dari kompetisi,” tutur Kovac.
Borussia Dortmund menang melalui adu penalti berhadapan dengan tuan rumah Frankfurt pada laga putaran kedua Piala Jerman 2025/2026 di Stadion Deutsche Bank Park, Frankfurt, Rabu dini hari WIB.
Frankfurt unggul terlebih dahulu pada laga yang dimaksud melalui gol yang dimaksud dicetak Ansgar Knauff pada menit ketujuh. Dortmund menyamakan kedudukan lewat Julian Brandt (48′) juga skor 1-1 bertahan sampai tambahan waktu 2×15 menit tuntas.
Pada putaran adu penalti kelompok berjuluk Die Borussen itu menang 4-2 melawan kelompok tuan rumah. Dari keempat penendang, empat pemain berhasil mengeksekusi penalti dengan baik. Empat pemain yang dimaksud adalah Fabio Silva, Niklas Sule, Carney Chukwuemeka kemudian Felix Nmecha.
Di sisi lain, dari empat percobaan penalti, dua pemain Frankfurt gagal mencetak gol. Pemain yang digunakan gagal adalah Ritsu Doan lalu Fares Chaibi. Sementara yang berhasil adalah Can Uzun juga Michy Batshuayi.















