Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Arema FC perpanjang kekalahan Semen Padang FC ke BRI Super League

Arema FC perpanjang kekalahan Semen Padang FC ke BRI Super League

Padang – Dua gol Arema FC ke gawang Semen Padang FC menunda catatan kekalahan regu selama Ranah Minang pada lanjutan BRI Super League dengan skor akhir 2-1 pada Stadion GOR Haji Agus Salim Pusat Kota Padang, Sumatera Barat, Senin.

“Saya cuma kecewa akibat Mingguan kemarin kita persiapan sudah ada bagus sekali,” kata pembimbing Semen Padang FC Dejan Antonić usai pertandingan itu.

Kedua gol pasukan tamu masing-masing dicetak oleh Valdeci pada menit ke-30 kemudian Dalberto di menit ke-41. Sementara gol semata wayang tuan rumah dicetak oleh Cornelius Stewart pada menit ke-66 dari titik putih. Sayangnya, gol yang dimaksud belum mampu menyelamatkan Semen Padang dari kekalahan.

Dengan hasil tersebut, Semen Padang FC kembali melanjutkan tren negatif tanpa kemenangan ke lima pertandingan terakhir. Sepanjang musim bergulir, grup berjuluk Kabau Sirah itu baru satu kali mencicipi kemenangan yakni pada waktu mengalahkan Dewa United pada hari terakhir pekan (15/8/2025) dengan skor akhir 2-0.

Kemudian bermain imbang kala berhadapan dengan PSM Makassar dalam pekan ketiga BRI Super League (22/8/2025). Selebihnya, regu dengan syarat Ranah Minang harus menelan kekalahan.
Saat ini Semen Padang FC baru mengoleksi empat poin dari 10 laga yang telah dilakoni.

Sementara, bagi Arema FC kemenangan ke domicile Semen Padang FC menempatkannya ke urutan ketujuh klasemen sementara dengan perolehan 15 poin. Hasil ini sekaligus menandai kembali kemenangan Arema menghadapi Semen Padang setelahnya sebelumnya kalah 0-2 di penghujung musim 2024.

Di awal pertandingan tersebut, Semen Padang FC berinisiatif membongkar pertahanan tim berjuluk Singo Edan. Beberapa percobaan yang tersebut dijalankan anak asuh Dejan Antonić belum mampu menggetarkan gawang Arema yang tersebut dikawal Lucas Frigeri selama Brazil.

Namun, ke pertengahan fase pertama giliran Arema FC yang dimaksud menggempur habis-habisan pertahanan Semen Padang FC. Lini belakang pasukan tuan rumah yang digunakan dikawal Rui Rampa lalu Angelo Meneses tak mampu menahan serangan Arkhan Fikri dan juga kawan-kawan hingga berbuah gol pada menit ke-30 lalu 41.

Di sesi kedua, anak asuh Dejan Antonić mencoba mengambil kendali permainan. Masuknya Filipe Chaby turut mengubah arah permainan tuan rumah. Serangan-serangan dari sisi kiri Arema FC cukup efektif menekan jantung pertahanan pasukan tamu. Bahkan, beberapa percobaan yang dimaksud dilaksanakan Chaby nyaris berbuah gol.

Namun, hingga peluit panjang berbunyi tidak ada ada gol tambahan.

Dejan mengutarakan pada putaran pertama anak asuhnya tidaklah bisa jadi menjalankan strategi yang tersebut telah disiapkan. Namun, dalam fase kedua kelompok yang dimaksud menimbulkan perbedaan dengan beberapa kesempatan yang mana berhasil diciptakan. Hasil pertandingan itu juga menjadi komponen evaluasi untuk pertandingan berikutnya.

“Semoga besok kita mampu perbaiki pada saat lawan Borneo FC,” kata Dejan.

Sementara itu, ahli Arema FC Marcos Santos mengemukakan pada putaran pertama timnya bermain bagus namun ia mengaku kecewa menghadapi tindakan wasit yang menghadiahi tendangan penalti bagi Semen Padang FC.

“Tim bermain bagus di dalam fase pertama tapi saya kecewa dengan wasit yang mana memberikan penalti untuk Semen Padang FC,” kata Marcos Santos.