Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Nova sayangkan penampilan timnas di dalam fase pertama pada waktu lawan Zambia

Nova sayangkan penampilan timnas pada pada fase pertama pada waktu lawan Zambia

Doha – Instruktur timnas Nusantara U17, Nova Arianto, menyayangkan penampilan regu asuhannya pada putaran pertama pertandingan Grup H Piala Global U17 2025 berjuang melawan Zambia, Selasa.

Garuda Muda kalah 1-3 dari Zambia pada pertandingan yang digunakan dimainkan di dalam lapangan 7 Aspire Academy, Doha, pasca sempat menjadi pemimpin lewat gol Muhammad Zahaby Gholy, namun gol-gol balasan dari Abel Nyironggo lalu Lukonde Mwale. Semua gol itu terjadi pada putaran pertama.

“Di level Piala Planet kalau kita tak berani bermain atau takut ya situasinya akan bermetamorfosis menjadi sulit buat kita. Karena kita mampu lihat ada perbedaan secara permainannya pada sesi pertama dengan sesi kedua,” kata Nova pada waktu ditemui di mixed zone.

“Dan saya bisa jadi mengawasi secara babak-babak kedua pemain saya dapat lebih tinggi punya determinasi lebih banyak baik. Dan akhirnya kita bisa jadi sejumlah menyebabkan kesempatan di putaran kedua,” katanya.

Ia mengakui bahwa dirinya kecewa dengan hasil yang mana didapat pada pertandingan pertama Piala Planet U17 2025, namun ia dapat mengapresiasi kerja keras yang mana telah terjadi diwujudkan peserta asuhannya.

Nova melakukan sebagian inovasi pasca turun minum dengan memasukkan Adi Dimas lalu Muhammad Algazani sejak awal sesi kedua.

Ia kemudian memaparkan bahwa pada pergantian babak, dirinya sejumlah menekankan mengenai keberanian untuk bertarung ke melawan lapangan.

“Di ruang ganti saya sampaikan, kalau kalian para pemain takut dalam lapangan, takut untuk benturan, takut pada menguasai bola ya situasinya kita akan terus-menerus ditekan,” katanya.

Mengenai rencana permainan (game plan), Nova menyimpulkan bahwa ia sudah pernah mengantisipasi kecepatan yang digunakan dimiliki para pemain sayap Zambia. Tetapi kelengahan yang dilaksanakan para pemain, menciptakan gawang Nusantara bisa jadi kemasukan tiga gol.

“Memang ada sedikit kelengahan tetapi saya kira wajar sebab sekarang ini levelnya Piala Dunia. Dan apabila kita buat salah pada suatu momen ya itu berubah jadi gol (bagi lawan),” ujar mantan asisten pembimbing timnas senior itu.

Timnas Indonesi U17 akan memainkan pertandingan kedua fase grup dengan menghadapi Brasil pada hari terakhir pekan (7/11), di lapangan yang digunakan sama.

Indonesia pada waktu ini berada di dalam kedudukan ketiga klasemen sementara Grup G, dengan koleksi nol poin serta selisih gol minus dua.