DKI Jakarta – Pengurus Pusat Modern Pentathlon Nusantara (MPI) mengukuhkan Pengurus Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pengprov NTT) untuk memperluas pembinaan talenta-talenta atlet pentathlon pada provinsi berbasis kepulauan itu.
“Kami ingin membuka seluas-luasnya kesempatan atlet area untuk dibina berubah menjadi atlet nasional di kemudian hari,” kata Sekretaris Jenderal PP MPI Marsekal Pertama TNI Ridwan Gultom pada Jakarta, Selasa.
Dia menjelaskan bahwa pelantikan juga pengukuhan Pengprov NTT ditujukan untuk memperluas jaringan pada menyebarkan modern pentathlon ke seluruh wilayah dalam tanah air.
Dengan langkah itu, Ridwan berharap pentathlon semakin dikenal juga diminati sehingga bermunculan talenta-talenta baru yang dibina melalui pengurus daerah.
Dalam rangkaian kegiatan pengukuhan Pengprov NTT itu juga diselenggarakan turnamen juga pelatihan juri atau wasit pentathlon sehingga wilayah memiliki perangkat pertandingan.
“Dengan begitu, pengurus area dapat mengadakan turnamen secara berkesinambungan dikarenakan tak harus repot-repot mengundang juri juga wasit dari pusat,” katanya.
Dalam acara pengukuhan Pengprov NTT, Ketua Umum MPI Marsekal Muda TNI Purwoko Aji Prabowo juga akan meninjau segera arena modern pentathlon dan juga kesiapan NTT berubah jadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) bersatu Nusa Tenggara Barat.
NTT ditunjuk sebagai pelaksana PON untuk cabor modern pentathlon sehingga PP MPI berharap rencana berjalan lancar lalu aman untuk mencapai tujuan bersama.
Ridwan menambahkan pihaknya menginginkan agar modern pentathlon dikenal lebih lanjut luas di dalam tanah air juga melahirkan prestasi atlet yang mana membanggakan lalu mengharumkan nama Nusantara di dalam panggung internasional.
Oleh sebab itu, ia berharap pengprov yang mana dilantik menjalankan amanah yang mana dipegang dengan mengadakan turnamen agar dapat melahirkan bibit-bibit atlet handal, selanjutnya bisa saja masuk pasukan nasional.















