Ibukota Indonesia – Makanan merupakan permintaan dasar manusia yang tersebut harus dipenuhi setiap hari. Namun tanpa disadari, kebiasaan membeli komponen makanan secara berlebihan banyak kali berujung pada penumpukan kemudian akhirnya terbuang begitu saja.
Kebiasaan ini dikenal dengan istilah food waste atau sampah makanan salah satu isu global yang berdampak besar terhadap perekonomian juga lingkungan. Hal yang mana terlihat sepele ini ternyata memberikan pengaruh nyata terhadap kelestarian bumi.
Setiap tanggal 16 Oktober, planet memperingati Hari Pangan Sedunia sebagai kesempatan untuk meningkatkan kesadaran penduduk tentang pentingnya menyimpan ketahanan pangan. Salah satu langkah simpel yang mana dapat dikerjakan adalah dengan menekan jumlah total limbah makanan dalam rumah tangga.
Coba mulai dari kebiasaan kecil yang mana mampu diterapkan sehari-hari. Berikut enam ide kreatif yang dapat membantu menghurangi pemborosan makanan.
Ide kreatif atasi pemborosan makanan atau food waste
1. Buat daftar belanja sebelum pergi ke pasar
Sebelum berbelanja, biasakan mencatat keinginan yang benar-benar diperlukan. Cara simpel ini dapat menjaga dari pembelian impulsif serta membantu menghurangi risiko komponen makanan terbuang sebab bukan sempat diolah.
2. Biasakan menghadirkan bekal dari rumah
Membawa makanan dari rumah bukanlah semata-mata menghasilkan pengeluaran tambahan hemat, tetapi juga membantu menghurangi sisa makanan. Bahan makanan yang digunakan telah dibeli pun bisa saja dimanfaatkan sepenuhnya tanpa terbuang.
3. Olah sisa materi berubah jadi kaldu
Sisa potongan sayur atau tulang daging bisa saja diolah berubah menjadi kaldu alami. Setelah direbus juga disaring, kaldu dapat disimpan di wadah tertutup kemudian dibekukan di dalam freezer untuk digunakan kembali ketika memasak.
4. Terapkan metode FIFO (First in, First out)
Metode FIFO berarti menggunakan material makanan yang mana lebih tinggi dulu dibeli sebelum yang mana baru. Dengan cara ini, makanan tidak ada terlupakan di sudut lemari es dan juga dapat dikonsumsi sebelum kedaluwarsa.
5. Ubah sisa makanan jadi kompos
Kulit buah, ampas kopi, dan juga sisa sayuran bisa jadi dimanfaatkan sebagai unsur kompos. Selain mengempiskan limbah, kompos alami ini juga berguna sebagai pupuk bagi flora dalam rumah atau kebun kecil.
6. Kreasikan kembali sisa makanan
Sisa makanan yang masih layak dikonsumsi bisa jadi diolah berubah menjadi menu baru. Misalnya, nasi sisa semalam dapat disulap berubah menjadi nasi goreng lezat atau kroket nasi. Dengan sedikit kreativitas, makanan tiada harus berakhir pada tempat sampah.
Mengurangi pemborosan makanan tidak ada setiap saat membutuhkan langkah besar. Dengan kebiasaan kecil yang tersebut diwujudkan secara konsisten, setiap khalayak dapat berkontribusi menjaga lingkungan serta membantu mewujudkan planet bebas kelaparan.











