JAKARTA – Mantan Gubernur DKI DKI Jakarta Anies Baswedan berbincang dengan Kamal Raj Lamsal, Profesor Asisten (Studi Konflik lalu Perdamaian) pada Mid West University, Nepal pada forum pertemuan lalu aktivis Asia, belum lama ini. Keduanya ngobrol mengenai situasi di area Nepal yang tersebut beberapa hari lalu terjadi kerusuhan massal.
Kamal menuturkan apa yang mana terjadi dalam Nepal disebabkan selama 30 tahun tak ada rotasi kemudian kesempatan yang mana sejenis untuk rakyatnya. Sepanjang waktu para pejabat mengubah konstitusi. “Mereka menghapus batas usia sehingga menyebabkan kekecewaan dari pemuda,” kata beliau terhadap Anies yang tersebut diunggah Anies melalui Twitter alias X @aniesbaswedan dikutip, Hari Minggu (14/9/2025).
Baca juga: Demonstran Nepal Usulkan Pemimpin Baru Sementara
Puncak kekecewaan terjadi ketika Gen Z menghadapi beberapa hal tabu. Misalnya pada waktu mereka itu berjuang atau mendaftarkan perusahaannya, merek tak diberi kesempatan maupun berkarya. “Itu menimbulkan mereka frustrasi lantaran tak bisa jadi berbuat apa-apa,” kata Kamal.
Ironisnya, di dalam partai urusan politik misalnya ada perkara pidana dikelola tokoh kebijakan pemerintah sehingga mereka mempertanyakan itu.















