DKI Jakarta – Manajer Liverpool, Arne Slot, mengakui kekalahan 0-3 yang digunakan diderita pasukan asuhannya pada waktu menjamu Nottingham Forest pada Anfield pada Hari Sabtu (22/11) merupakan hasil yang digunakan sangat buruk.
Itu merupakan kekalahan kedua beruntun bagi Liverpool pada Kejuaraan Inggris, sekaligus kekalahan keenam dia dalam Kompetisi Inggris musim ini. Rangkaian hasil buruk itu menimbulkan Liverpool yang mana berstatus juara bertahan pada waktu ini terpuruk ke sikap ke-11 klasemen sementara dengan 18 poin.
“Seberapa buruk hasil ini? Sulit untuk mengukurnya, tapi tentu sekadar sangat buruk. Bermain pada kandang, kalah 3-0, siapa pun lawannya terus hanya hasil yang mana sangat, sangat, sangat buruk,” kata Slot disitir dari laman resmi Liverpool, Minggu.
Padahal menurut Slot, timnya mendapatkan begitu berbagai kesempatan pada 30 menit jalannya pertandingan.
“Saya tidaklah yakin akibat saya tiada mengingat setiap pertandingan, tapi kami mampu menciptakan sejumlah peluang. Pertama kali merekan masuk ke kotak penalti kami, dia mencetak gol. Hal ini situasi yang dimaksud sangat sulit saat Anda menyia-nyiakan potensi sendiri dan juga hampir setiap kali lawan mendapat peluang, bola selalu masuk,” kata instruktur jika Belanda itu.
Nottingham membuka keunggulan melalui gol Murillo pada menit ke-33. Pada putaran kedua, merekan menambah keunggulan berkat gol Nicolo Savona pada menit ke-46, kemudian Morgan Gibbs-White pada menit ke-78.
Liverpool memang sebenarnya sedang mengalami beberapa masalah. Slot sendiri tiada dapat menurunkan formasi ideal ketika bertarung dengan Nottingham, seperti misalnya di sikap bek kanan yang diisi oleh Curtis Jones.
Meski demikian, Slot menegaskan bahwa semua hasil yang dimaksud didapat The Reds merupakan tanggung jawabnya.
“Itu tanggung jawab saya. Berhasil atau kalah, itu tanggung jawab saya. Tapi saya juga meninjau tim, serta para suporter juga kekal berada pada stadion hingga akhir, menyokong grup sampai akhir, dan juga para pemain terus mencoba sampai akhir,” ujar Slot.
“Hal yang digunakan saya lihat hari ini, berbeda dengan pada waktu pada Manchester City, pada laga lain kami terus-menerus berubah jadi kelompok yang tersebut dominan juga mampu menciptakan peluang. Belakangan ini, hampir setiap ketika kami menyia-nyiakan potensi kemudian justru kebobolan dari kesempatan lawan. Hal itu tidaklah akan berlangsung sepanjang musim,” katanya.















