DKI Jakarta – Fakultas olahraga arung jeram Indonesi mencetak sejarah dengan merebut medali emas pada nomor open putri slalom di perlombaan IRF World Rafting Championship 2025 yang mana diselenggarakan di Sungai Kampar, Malaysia, Jumat.
“Pertama kali arung jeram Indonesia juara planet ke kategori (open putri slalom) ini,” kata Sekretaris Jenderal Federasi Arung Jeram Indonesi (FAJI) DKI Ibukota Indonesia Zulham Peliang di informasi resmi yang diterima di dalam Jakarta.
Medali emas itu diraih Tim Putri Arung Jeram DKI Ibukota Indonesia mewakili Negara Indonesia yang diperkuat atlet terbaik yaitu Lisda Rizky Saputro, Khaisya Aulia Agiasti, Siti Hani, Nadia Duwi Anindia, dan juga Imelda Hermawati.
Mereka memverifikasi medali emas pasca tampil tercepat dengan membukukan 4 menit, 14,581 detik, mengungguli Inggris Raya 1 (4:21.104) dan juga Australia (4:38.255). Sementara itu, regu lain seperti Jepang, Inggris Raya 2, Selandia Baru, Malaysia, Republik Ceko, Romania, juga Mongolia melengkapi daftar peserta.
Selain mendominasi slalom, grup putri menambah pundi prestasi dengan satu medali perak (H2H) lalu satu medali perunggu (sprint). Zulham mengutarakan bahwa pencapaian para atlet itu berubah menjadi tonggak penting bagi perkembangan olahraga arung jeram di dalam Tanah Air.
Tim Arung Jeram Tanah Air masih berpeluang menambah medali ketika tampil pada satu nomor tersisa yakni Down River Race (DRR).
Nantinya, akumulasi dari empat nomor perlombaan, sprint, head to head, slalom, dan juga DRR akan menentukan siapa negara yang mana akan meninggalkan sebagai juara umum pada Kejuaraan Global ini.
Di kategori lainnya, Negara Indonesia masih sulit mematahkan dominasi pesaing Utama Republik Ceko yang dimaksud meraih emas ke kategori usia youth putra dan juga putri, dan juga divisi junior putra serta putri. Negara Indonesia meraih perak serta perunggu di kategori-kategori itu.
Wakil Ketua Umum 1 Pengurus Besar FAJI Amalia Yunita mengungkapkan perkembangan prestasi atlet nasional itu tak lepas dari meningkatnya intensitas kompetisi di dalam Indonesia.
“Dengan semakin sejumlah kompetisi, prestasi atlet kita semakin terasah. Di turnamen internasional berlevel tertinggi ini, sejumlah kelompok Tanah Air mampu bermetamorfosis menjadi yang tersebut terbaik ke beberapa nomor perlombaan,” katanya.















