Istanbul – Menteri Defense Amerika Serikat Pete Hegseth, Hari Sabtu (1/11), memaparkan bahwa beliau sependapat dengan Menteri Perlindungan China Dong Jun tentang perlunya merancang jalur komunikasi militer.
“Laksamana Dong kemudian saya juga setuju bahwa kita harus memulai pembangunan jalur komunikasi militer untuk meredakan konflik kemudian meredakan kesulitan yang digunakan muncul. Kami akan segera mengadakan pertarungan lebih tinggi lanjut mengenai hal itu,” tulis Hegseth ke akun X.
Dia menekankan bahwa perdamaian, stabilitas, juga hubungan baik adalah “jalan terbaik” bagi kedua negara.
“Seperti yang digunakan dikatakan Presiden Trump, ‘pertemuan G2’ bersejarah sudah menetapkan landasan bagi perdamaian dan juga kesuksesan abadi bagi Negeri Paman Sam dan juga China. Departemen Perang akan melakukan hal yang sebanding — perdamaian melalui kekuatan, saling menghormati, kemudian hubungan yang mana positif,” tambah Hegseth.
Departemen Perang merupakan nama yang dipakai Amerika Serikat sebelum berubah berubah menjadi Departemen Pertahanan.
Dong kemudian Hegseth bertemu pada hari terakhir pekan (31/10) di ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur, dalam sela pertarungan puncak para kepala pertahanan negara-negara Asia Tenggara (ASEAN).
Hegseth juga bertemu dengan menteri pertahanan dari Australia, Jepang, juga Filipina untuk mengeksplorasi peningkatan pencegahan juga kesiapsiagaan dalam Laut China Selatan.
“Kami miliki komitmen berkelanjutan untuk memverifikasi perdamaian serta stabilitas ke kawasan serta teguh di kemitraan kami untuk menyimpan perdamaian melalui kekuatan,” tegasnya pada X.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di kota pelabuhan Korea Selatan, Busan, pada Kamis — sebuah pertandingan yang digunakan ia sebut “G2”, atau Grup Dua.
Sumber: Anadolu















