Ibukota – Tim nasional bisbol Tanah Air kembali menelan kekalahan di dalam SEA Games 2025 Thailand, pasca kalah 1-10 dari tuan rumah Thailand, Minggu, tetapi masih berpeluang meraih medali pada cabang olahraga tersebut.
Dikutip dari Konfederasi Bisbol Sofbol Planet (WBSC) wilayah Asia, hasil yang dimaksud masih memproduksi Tanah Air berada pada peringkat keempat klasemen sementara bisbol putra dengan torehan sekali menang serta dua kali kalah.
Posisi yang disebutkan merupakan peringkat minimal untuk berkompetisi merebut medali perunggu.
Sebelum berhadapan dengan Thailand, Indonesia tertunduk 0-14 dari Filipina, Hari Sabtu (6/12). Namun, pada laga pertama, Hari Jumat (5/12), Negara Indonesia mampu mengalahkan Negara Malaysia 10-0.
Saat bersua Thailand, Indonesi tertinggal 0-5 pada inning pertama dan juga gagal menyebabkan skor pada inning kedua kala lawan memproduksi satu poin.
Indonesia baru sanggup mencetak poin pada inning keempat ketika Rui Takahashi berhasil mencapai plat home memanfaatkan kegagalan pertahanan tuan rumah mengantisipasi bola pukulan Ranjani ke area kiri lapangan.
Sayangnya, Thailand kemudian balas menciptakan tiga nomor ketika Joseph Matthew Daru melegakan pukulan home run yang digunakan mengirimkan dirinya dan juga dua rekannya, Yuthai Ryoto juga Oliver Graeme Dunn, menginjak plat home memperlebar keunggulan tuan rumah 9-1.
Thailand menambah satu bilangan bulat lagi lewat Yuthai pada inning kelima, sebelum membungkam Tanah Air di empat inning terakhir demi mengunci kemenangan 10-1.
Cabang olahraga bisbol SEA Games 2025 disertai oleh tujuh grup dengan sistem permainan setengah kompetisi atau round-robin.
Setelah itu, dua grup teratas pada klasemen akan berlaga untuk bersaing untuk medali emas. Peringkat ketiga serta keempat juga berkompetisi untuk medali perunggu.
Saat ini, puncak klasemen sementara masih dikuasai Thailand (tiga kemenangan dari tiga laga), disusul Filipina ke peringkat kedua (dua kali menang dari dua laga) dan juga berturut-turut setelahnya ada Singapura, Indonesia, Laos, Vietnam juga Malaysia.
Indonesia akan kembali berlaga pada Mulai Pekan (8/12) menghadapi Laos. Setelah itu, Indonesia menghadapi Vietnam pada Rabu (10/12) kemudian berjumpa Singapura pada pertandingan pamungkas, sebelum perebutan medali, pada Kamis (11/12). Andai terus meraih kemenangan, Indonesia miliki kesempatan besar untuk meraih satu medali.















