Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

BNNP Ibukota masifkan tes urine untuk cegah peredaran narkoba

BNNP Ibukota masifkan tes urine untuk cegah peredaran narkoba

Ibukota – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI DKI Jakarta memasifkan tes urine di lingkungan pemerintahan, sekolah maupun globus kerja untuk mengurangi peredaran narkoba dalam kota metropolitan ini.

“Tes urine ini bertujuan memetakan tingkat keterpaparan narkotika ke penduduk sehingga langkah pencegahan dapat direalisasikan lebih besar tepat sasaran,” kata Kabag Umum BNNP DKI Jakarta, Jaka Sunarya dalam Jakarta, Ahad.

Ia menjelaskan bahwa tes urine merupakan deteksi dini melalui pemeriksaan urine yang tersebut bertujuan untuk menggambarkan tingkat keterpaparan narkotika ke lingkungan sekolah lalu lingkungan kerja.

“Sehingga pihak sekolah, warga maupun pemerintah dapat melakukan upaya pencegahan yang dimaksud tepat,” kata dia.

Kegiatan ini dilaksanakan serentak dalam lima wilayah kota administrasi serta Daerah Kepulauan Seribu sebagai bagian dari kegiatan BNN dalam DKI Jakarta. “Di Kepulauan Seribu, pemeriksaan diwujudkan ke 6 sekolah serta 2 lingkungan kerja,” katanya.

Kepala Bagian Umum juga Protokol Wilayah Kepulauan Seribu, Sofyan menjelaskan, tes urine ini merupakan bagian dari kegiatan pemberdayaan penduduk anti-narkoba yang tersebut digagas BNN.

BNN punya kegiatan nasional kemudian pihaknya memacu agar tes ini juga direalisasikan untuk tenaga Provider Jasa Lainnya Perorangan PJLP juga Penanganan Prasarana juga Sarana Umum (PPSU) yang dimaksud ada di dalam kelurahan, kecamatan kemudian kabupaten.

“Pelaksanaannya bertahap agar seluruh pelaku di dalam Kepulauan Seribu benar-benar bebas dari narkoba,”kata dia.

Sofyan menjelaskan, total ada beratus-ratus kontestan yang mana terlibat pada kegiatan ini, mulai dari PJLP tingkat kabupaten, PPSU di setiap kelurahan lalu kecamatan hingga pelajar tingkat SMP dan juga SMA.

Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjasama dengan Kota Kepulauan Seribu menyelenggarakan tes urine yang mana dilakukan ke Pulau Pramuka kemudian Pulau Tidung, melibatkan pelajar tingkat SMP, SMA dan juga anggota PJLP kemudian PPSU.

Wakil Kepala Sekolah Lingkup Kesiswaan SMP Negeri 133 Pulau Pramuka, Marwah mengapresiasi kegiatan ini dan juga menyebutkan pelaksanaannya diwujudkan tanpa pemberitahuan sebelumnya terhadap siswa.

“Anak-anak tiada diberi informasi, jadi hasilnya murni tanpa rekayasa. Kami bisa saja mengetahui situasi siswa terkait pemanfaatan narkotika,” kata dia.