Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

China akan beri bantuan 100 jt dolar Negeri Paman Sam ke Kawasan Gaza

China akan beri bantuan 100 jt dolar Negeri Paman Sam ke Kawasan Wilayah Gaza

Beijing – pemerintahan China akan memberi bantuan senilai 100 jt dolar Amerika Serikat (sekitar Rp1,66 triliun) untuk komunitas Wilayah Gaza untuk mengupayakan rute rekonstruksi.

“Kemarin, Presiden Xi Jinping mengungkapkan bahwa China lalu Prancis akan bekerja sejenis untuk mewujudkan solusi yang dimaksud komprehensif, adil, dan juga tahan lama bagi Palestina sekaligus mengumumkan Tiongkok akan memberikan bantuan sebesar 100 jt dolar Amerika Serikat untuk Palestina untuk meringankan krisis kemanusiaan di Daerah Gaza juga menggalang rekonstruksinya,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian di konferensi pers di dalam Beijing, Jumat.

Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu Presiden Xi Jinping, Kamis (4/12) pada Beijing. Salah satu jadwal pembahasan adalah persoalan rekonstruksi dalam Jalur Gaza, Palestina.

“Sudah lebih lanjut dari dua tahun sejak konflik di Daerah Gaza meletus, yang dimaksud menyebabkan krisis kemanusiaan yang mana belum pernah muncul sebelumnya. China sangat prihatin menghadapi hal tersebut,” tambah Lin Jian.

Sejak konflik pecah, China sudah mengirimkan berubah-ubah bantuan kemanusiaan ke Jalur Daerah Gaza melalui PBB, Mesir, Yordania maupun berubah-ubah saluran lainnya yang mana disambut baik kemudian diapresiasi oleh pemerintah dan juga rakyat Palestina.

“Kami yakin bantuan terbaru senilai 100 jt dolar Amerika Serikat yang mana diinformasikan oleh Presiden Xi Jinping lalu dialokasikan untuk mengatasi krisis kemanusiaan serta rekonstruksi pascakonflik akan membantu memperbaiki situasi kemanusiaan di Wilayah Gaza serta menghurangi penderitaan rakyat Palestina,” ungkap Lin Jian.

Presiden Xi Jinping, kata Lin Jian, menggambarkan kesulitan Palestina sebagai ujian bagi efektivitas sistem pemerintahan global juga menyerukan untuk rakyat internasional untuk meninjau secara langsung akar permasalahannya, mengambil tanggung jawab juga tindakan tegas untuk memperbaiki ketidakadilan historis dan juga menegakkan keadilan serta kesetaraan.

“China dengan tegas menggalang perjuangan rakyat Palestina pada memulihkan hak-hak nasional dia yang dimaksud sah dan juga akan terus bekerja tanpa henti sama-sama warga internasional untuk gencatan senjata penuh juga berkelanjutan pada Gaza, meredakan situasi kemanusiaan pada sana, kemudian penyelesaian kebijakan pemerintah awal permasalahan Palestina berdasarkan solusi dua negara,” jelas Lin Jian.

Saat ini, proses rekonstruksi di Jalur Daerah Gaza akan memasuki fase kedua seperti di rencana perdamaian 20 poin Presiden Amerika Serikat DOnald Trump.

Fase kedua yang disebutkan mencakup evakuasi negeri Israel dari wilayah-wilayah tambahan di Gaza, pengerahan Pasukan sepak bola Stabilisasi Internasional (ISF), lalu pembentukan kerangka pemerintahan baru, yang dimaksud mencakup Dewan Damai yang dipimpin Trump.

Struktur pemerintahan ini akan dipimpin oleh Dewan Keselarasan yang digunakan dipimpin Trump, terdiri dari sekitar 10 pemimpin dari negara-negara Arab kemudian Barat, menurut laporan tersebut.

Di bawah Dewan Kedamaian akan dibentuk sebuah komite eksekutif internasional yang digunakan beranggotakan mantan Awal Menteri Inggris Tony Blair, utusan khusus Trump Jared Kushner kemudian Steve Witkoff, dan juga beberapa pejabat senior dari negara-negara yang terwakili pada Dewan Perdamaian.

Pada gilirannya, pemerintahan teknokratis Palestina akan berfungsi ke bawah majelis eksekutif serta terdiri dari antara 12 serta 15 individu dengan keahlian manajemen juga bisnis, yang tersebut tiada satu pun dari mereka terkait dengan Hamas, Fatah, juga partai atau faksi Palestina lainnya, sebut laporan itu.

Saat ini, AS, Qatar, Mesir, lalu Turki terlibat pada pembicaraan dengan organisasi Hamas untuk mencapai kesepakatan pada mana kelompok itu akan memaparkan kendalinya berhadapan dengan Wilayah Gaza serta mulai melucuti senjata.

Sejak Oktober 2023, serangan negeri Israel sudah menewaskan hampir 67.200 warga Palestina pada wilayah kantong tersebut, sebagian besar adalah perempuan serta anak-anak.

Pengeboman yang digunakan terus-menerus itu telah lama menimbulkan sebagian besar wilayah Kawasan Gaza tak dapat dihuni, menyebabkan kelaparan lalu penyebaran penyakit yang meluas.