Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

China terus awasi hasil bahari dari Negeri Sakura pasca keran impor dibuka

China terus awasi hasil bahari dari Negeri Sakura pasca keran impor dibuka

Beijing – eksekutif China mengatakan masih akan terus mengawasi barang akuatik dari Jepun walaupun telah membuka impor pasca pembuangan air limbah olahan dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi ke laut.

“Otoritas berwenang China akan terus meningkatkan regulasi impor komoditas akuatik Negeri Sakura sesuai dengan hukum kemudian peraturan yang mana berlaku, dan juga meyakinkan keamanan pangan masyarakat,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning pada konferensi pers di Beijing, Jumat.

Kementerian Perikanan Negeri Sakura menyatakan pengiriman komoditas akuatik ke China sudah ada dimulai kembali pasca ditangguhkan selama lebih lanjut dari dua tahun. Pengiriman pertama direalisasikan pada Rabu (5/11) terdiri dari 6,6 ton kerang beku dari Hokkaido.

China sebelumnya menghentikan impor hasil bahari dari Jepun pasca Negeri Matahari Terbit membuang air limbah olahan dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi ke laut mulai Agustus 2023.

“Setelah risiko teridentifikasi, pembatasan impor yang digunakan diperlukan akan segera diberlakukan sesuai dengan hukum,” tambah Mao Ning.

China, kata Mao Ning, akan terus bekerja sejenis dengan komunitas internasional untuk menjamin Jepun memenuhi komitmennya untuk terus menerima pemantauan internasional menghadapi air yang mana terkontaminasi dari PLTN Fukushima juga pengambilan sampel serta pemantauan independen oleh otoritas China.

Larangan impor barang akuatik oleh China merupakan pukulan telak bagi lapangan usaha makanan laut Jepang, khususnya ekspor kerang dan juga teripang mengingat China merupakan lingkungan ekonomi luar negeri terbesar untuk makanan laut Jepang.

Pengiriman hasil bahari dari Negeri Sakura yang dimaksud menyusul pengumuman dari Administrasi Umum Bea Cukai China pada 29 Juni 2025 bahwa Negeri Matahari Terbit dapat mengirim produk-produk akuatik kecuali dari 10 prefektur yaitu Fukushima, Gunma, Tochigi, Ibaraki, Miyagi, Niigata, Nagano, Saitama, Tokyo, kemudian Chiba.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepun Kihara Minoru memaparkan pemerintah Negeri Sakura akan mendesak China untuk menghapus pembatasan impor produk-produk perikanan dari 10 prefektur yang tersisa juga melanjutkan impor daging sapi Jepang.

China menghentikan impor daging sapi Negeri Matahari Terbit pada 2001 menyusul wabah ensefalopati spons sapi (bovine spongiform encephalopathy/BSEN), yang dikenal luas sebagai penyakit sapi gila, pada September 2001.

Sekitar 600 kilogram teripang asin dari prefektur Aomori juga dijadwalkan akan dikirim pada Hari Senin (10/11) depan.

Menurut pemerintah Jepang, sebelum membuang air olahan ke laut, operator PLTN Fukushima telah mengencerkannya untuk menurunkan kadar tritium hingga sekitar sepertujuh dari batas aman yang ditetapkan WHO untuk air minum.