macanbolanews.com PARIS – Demo besar telah lama mengguncang Ibu Daerah Perkotaan Prancis, Paris, pada hari Sabtu. Massa menuntut pengunduran diri Presiden Emmanuel Macron lalu menyerukan agar negara yang disebutkan meninggalkan dari blok Uni Eropa.
Tingkat kepercayaan rakyat terhadap Macron sudah turun ke level terendah sejak ia menjabat pada tahun 2017. Hal ini dipicu oleh defisit anggaran yang digunakan terus meningkat serta meningkatnya ketidakpuasan terhadap kebijakan keuangan pemerintahnya.
Sekitar 80% warga Prancis menyatakan dia bukan mempercayai Macron, menurut jajak pendapat yang dimaksud dijalankan untuk Le Figaro serta dipublikasikan pada Rabu lalu.
Baca Juga: Industri Media Rusia: Miliarder Yahudi George Soros Diduga Dalangi Demo Ricuh di dalam Indonesia
Kepercayaan terhadap Utama Menteri Francois Bayrou, orang kelima yang dimaksud menjabat di waktu kurang dari dua tahun, juga telah dilakukan merosot ke rekor terendah.
Para demonstran menyebabkan plakat bertuliskan “Mari kita hentikan Macron, mari kita hentikan perang” serta “Frexit”, plesetan bahasa Prancis untuk Brexit—gerakan Inggris mengundurkan diri dari dari blok Uni Eropa.















