Ibukota Indonesia – Dewa United Banten memutuskan untuk mempertahankan Jordan Lavell Adams untuk mengisi satu pada antara tiga slot pemain asing, guna membantu kelompok mempertahankan penghargaan Indonesian Basketball League (IBL) pada musim 2026.
Sejak bergabung pada musim 2024, forward itu menjadi pilar penting pada grup juga puncaknya adalah ketika menghadirkan klub yang disebutkan meraih penghargaan juara IBL 2025.
“Saya masih merasa mampu memberi lebih, saya ingin terus membantu pasukan ini mengalami perkembangan dan juga tentunya kembali meraih penghargaan juara,” kata Adams diambil dari laman IBL, Kamis.
Menjelang musim 2026, pemain jika Amerika Serikat (AS) itu menyoroti pentingnya peningkatan konsistensi tim sepanjang kompetisi.
Menurut dia, kunci dari semuanya adalah merawat intensitas permainan serta komunikasi antarpemain. Jika kelompok dapat melindungi kedua hal itu, maka akan lebih besar kuat untuk bersaing ke depannya.
“Musim terakhir kami kuat, tetapi masih ada momen saat fokus kami turun, sehingga saya ingin grup punya identitas yang mana lebih banyak solid, khususnya ke pertahanan,”
Pebasket yang mana identik dengan nomor punggung tujuh itu mengaku, tantangan semakin berat pada musim depan.
Sebab, kelompok cuma harus membagi fokus antara IBL kemudian Basketball Champions League (BCL) Asia, tetapi juga absennya pilar penting yakni kapten tim Kaleb Ramot Gemilang, juga tak adanya Gelvis Solano yang mana telah dilakukan meninggalkan klub.
“BCL Asia adalah level yang tersebut berbeda juga saya sangat bersemangat untuk tantangan itu. Hasrat saya jelas, yakni datang untuk bersaing, tidak cuma bergabung serta,” tambah dia.
Meski begitu, pemain andalan Anak Dewa itu optimistis, dengan daftar nama (roster) pemain yang dimiliki pada waktu ini, juga chemistry yang sudah ada dibangun, tim yang mana bermarkas pada Dewa United Arena, Tangerang itu akan mampu melangkah terpencil di dalam dua event tersebut.
Dewa United Banten bahkan sanggup sejajar dengan tim-tim terbaik di dalam Asia, ketika mengikuti BCL Asia 2026.
Sementara itu, pada musim 2025, Adams berhasil membukukan rata-rata 23,3 poin per laga (ppg), yang digunakan membuatnya menjadi pendulang bilangan bulat terbanyak untuk tim.
Secara keseluruhan, penampilan mantan pemain NBA yang sempat membela Memphis Grizzlies yang dimaksud sangat mengesankan.
Dia juga mencetak 7,5 rebound per laga (rpg), 4,7 assist per laga (apg), juga 2,7 steal per laga (spg). Akurasi tembakan dua angkanya tercatat 58,6 persen. Dia juga sangat berbahaya di three point dengan persentase 41,1 persen, juga lemparan bebas (free throw) 81,1 persen.
Jordan Adams juga menjadi pahlawan ketika laga ketiga final berperang melawan Pelita Jaya Jakarta, dengan mencetak beberapa orang poin krusial untuk menyebabkan timnya meraih juara IBL untuk pertama kalinya.













