Ibukota – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan bahwa rute penentuan calon instruktur tim nasional sepak bola Negara Indonesia masih berjalan serta belum mengerucut pada satu nama tertentu.
“Belum. Nanti ada prosesnya,” kata beliau pada Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.
Dia menjelaskan penentuan instruktur akan melalui tahapan seleksi, satu di antaranya wawancara oleh Exco (Komite Eksekutif) PSSI.
Menurutnya, penentuan instruktur tidaklah wajib direalisasikan secara tergesa-gesa akibat jadwal timnas berikutnya baru akan berlangsung pada Maret tahun depan.
“Kita bukan penting buru-buru sebab memang sebenarnya kan yang namanya ke depan itu nanti baru bulan Maret,” ucap dia.
Erick memaparkan belum ada nama yang dipastikan bermetamorfosis menjadi kandidat kuat, termasuk kemungkinan pembimbing dari Belanda maupun beberapa orang nama lain yang mana disebutkan publik, seperti Giovanni Van Bronckhorst.
“Belum,” kata dia.
Terkait kedatangan mantan pembimbing tim nasional Uzbekistan Timur Kapadze ke Indonesia, Erick mengemukakan dirinya belum menjalin komunikasi dengan yang digunakan bersangkutan.
“Ke saya enggak ada (komunikasi),” ucap Erick.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi mengajukan permohonan masyarakat untuk bersabar dengan ahli kepala timnas Nusantara yang mana baru, yang mana hingga sekarang belum disampaikan pasca pemecatan Patrick Kluivert pada bulan lalu.
Dalam jumpa pers dalam GBK Arena, Jakarta, Kamis (20/11), Yunus memohon masyarakat untuk memberikan kesempatan pihaknya mendalami kelima nama kandidat yang telah didapatkan.
“PSSI pada waktu ini sementara memproses lima calon ahli timnas senior. Berikan kesempatan terhadap kami untuk menggodok itu,” kata Yunus.
“Beberapa hal berubah jadi pertimbangan sebab belum ada kepastian dari kelima ini siapa yang digunakan kita pilih,” kata dia.
Yunus juga memohonkan umum paham alasan pihaknya tak mengungkap siapa nama-nama kelima kandidat pembimbing tersebut.
Rumor-rumor di dalam media sosial berbagai menyampaikan mantan instruktur timnas Irak Jesus Casas dan juga juga mantan pembimbing timnas Uzbekistan Timur Kapadze menjadi kandidat kuat untuk berubah jadi pembimbing Indonesia yang digunakan baru.















