Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Fajar/Fikri ke final, Indonesi pastikan raih dua juara Australia Open

Fajar/Fikri ke final, Indonesi pastikan raih dua juara Australia Open

Ibukota – Ganda putra Nusantara Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Fajar/Fikri) melaju ke final Australia Open setelahnya mengalahkan sesama perwakilan Nusantara Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani 21-15, 19-21, 21-16 pada semifinal pada Quaycentre, Sydney, Sabtu.

Dengan kemenangan itu, Indonesia dipastikan meraih dua gelar kejuaraan juara yang dimaksud diperebutkan pada laga antara Fajar/Fikri bertarung dengan Raymond/Nikolaus yang mana telah lebih besar dahulu mengamankan tempat pada partai puncak.

Selain itu, perebutan peringkat sesama delegasi Tanah Air juga akan muncul di dalam sektor ganda putri antara Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari bertarung dengan Rachel Allessya Rose/Febi Setia Ningrum.

Selain menembus final Australia Open, capaian Fajar/Fikir yang disebutkan menyebabkan mereka itu secara otomatis mengantongi tiket lolos BWF World Tour Finals di dalam Hangzhou, China pada Desember.

Fajar mengaku gembira dengan pencapaian yang dimaksud dikarenakan tak menetapkan target ketika memulai kompetisi berpasangan dengan Fikri.

“Ini terasa sangat luar biasa, kami cuma mencoba yang mana terbaik dalam setiap pertandingan,” katanya.

Fajar menjelaskan bahwa keadaan keduanya yang mana tidaklah mampu bermain dalam turnamen sebelumnya Kumamoto Masters Jepun 2025 menciptakan mereka itu merasa semakin sulit ke BWF World Tour Finals.

Namun, keduanya lolos ke event yang disebutkan oleh sebab itu pesaing dia seperti dari Taiwan tidak ada menembus sesi semifinal di Australia Open 2025.

“Tidak main pada Kumamoto memang benar menghasilkan langkah kami ke Hangzhou berubah menjadi sangat sulit. Bukan cuma perjuangan saya kemudian Fikri tapi harus meninjau hasil dari pasangan lain. Kembali lagi, luar biasa akhirnya kami mampu masuk,” katanya.

Fajar mengatakan, pada laga final, merekan akan menghadapi Raymond/Joaquin yang tampil luar biasa mengalahkan pasangan-pasangan unggulan untuk mencapai final.

“Kami bersyukur ada regenerasi ganda putra yang tersebut siap bersaing ke level atas, semoga merek dapat konsisten. Tapi kalau berbicara besok, kami maunya kami yang mana juara,” katanya.

Sementara itu, Fikri mengakui bahwa Sabar/Reza bermain bagus sehingga laga berlangsung sampai rubber game.

“Di gim pertama merek memang sebenarnya terus-menerus tertekan oleh serangan kami tapi pada gim kedua kami kewalahan akibat merekan mengganti pola. Di gim ketiga adu strategi hingga akhir tapi alhamdulillah kami sanggup mengundurkan diri dari sebagai pemenang,” katanya

Fikri menambahkan di laga itu, mereka itu masih sejumlah melakukan kesalahan sendiri yang digunakan berubah menjadi evaluasi utama untuk diperbaiki ke laga final pada Mingguan (23/11).