Ibukota Indonesia – Timnas futsal U-19 Tanah Air gagal menjuarai ASEAN U-19 Boys Futsal Championship 2025 atau Kejuaraan Futsal ASEAN U-19 2025 pasca dikalahkan tuan rumah Thailand 1-3 di Nonthaburi Hall, Thailand, Senin.
Dengan hasil tersebut, pasukan asuhan Naim Hamid Salim itu tak berhasil mengikuti jejak tim U-16 yang dimaksud baru cuma menjuarai Kejuaraan Futsal ASEAN U-16 mengalahkan Thailand pada laga final pada tempat yang digunakan sama.
Pada pertandingan ini, Tanah Air mempunyai kesempatan emas pada waktu Haekel Ayyasy berhadapan satu lawan satu dengan kiper Thailand pada menit keempat. Namun, pemain bernomor punggung 10 itu gagal menyeberangi pertahanan terakhir kelompok tuan rumah.
Pada menit ke-9, Haekel kembali mendapatkan peluang. Kali ini sepakan jarak sangat yang mana masih dapat dimentahkan kiper tuan rumah, Watcharin Kerdngoen.
Duel kedua pasukan berlangsung sengit setelahnya, namun minim potensi bagus dari tiap-tiap tim. Ketika laga berjalan 17 menit, Thailand akhirnya membuka keunggulan.
Poompochid Huab-Um menyambar bola dalam depan gawang Indonesia setelahnya kiper Negara Indonesia Guntur Rochmatdhani menentang tendangan rekan setimnya, Nopparoj Raweelersworarat.
Indonesia baru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-20 melalui second penalty yang dieksekusi dengan baik oleh Muhammad Robby Faturrahman. Second penalty ini adalah kesempatan ketiga Nusantara menyamakan kedudukan pasca pada dua kesempatan pertama gagal. Babak pertama pun ditutup dengan skor 1-1.
Pada fase kedua, petaka didapatkan Indonesia. Laga baru berjalan satu menit, salah satu pemainnya melakukan kesalahan fatal oleh sebab itu salah mengumpan. Sorrawit Sirisawas yang menerima bola secara langsung menghukum dengan tembakan keras yang digunakan menghujam gawang Negara Indonesia untuk kedua kalinya.
Thailand semakin percaya diri. Dengan dukungan suporter dalam domicile sendiri, merek menjauh pasca adanya gol ketiga yang dimaksud diciptakan oleh Setthawut Srithong pada menit ke-25.
Setelah itu, Tanah Air mencoba menyerang pertahanan Thailand menggunakan skema power play melalui Reivan Revian. Namun skema ini tak berjalan maksimal pasca Garuda Muda terlalu lambat mengalirkan bola kemudian juga beberapa kali salah mengumpan.
Hingga berakhirnya pertandingan, skor tak berubah. Thailand menjadi juara serta Nusantara harus puas bermetamorfosis menjadi runner-up Kejuaraan Futsal ASEAN U-19 2025.
Susunan pemain:
Thailand: Watcharin Kerdngoen (C), Panthongthae Pleamjit (C), Sorrawit Sirisawas, Phakphum Thiamtee, Setthawut Srithong.
Pelatih: Bunlert Charoenwong.
Indonesia: Guntur Rochmatdhani Pratikno (GK), Reivan Revian (C), Muhamad Fatih Zidan, Ahmad Firdaus, Andi Umayyah.
Pelatih: Naim Hamid Salim.















