Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Finlandia, Swedia menyokong Denmark persoalan Greenland di berada dalam tekanan Amerika Serikat

Finlandia, Swedia menyokong Denmark persoalan Greenland di dalam berada pada tekanan Amerika Serikat

Wilayah Moskow – Menteri Luar Negeri Finlandia Elina Valtonen, Selasa (23/12) menyatakan dukungan terhadap Denmark pasca Amerika Serikat (AS) menunjuk utusan khusus untuk Greenland.

Valtonen menegaskan bahwa langkah menyoal Denmark serta Greenland harus ditentukan oleh kedua pihak terkait tersebut.

Pada Mingguan lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penunjukan Kepala daerah Louisiana Jeff Landry sebagai Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Greenland.

Landry kembali menyampaikan niat Negeri Paman Sam untuk menjadikan pulau yang disebutkan sebagai bagian dari wilayahnya.

Menanggapi hal itu, Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen menyatakan terkejut melawan pernyataan Landry juga berjanji akan memanggil Duta Besar Negeri Paman Sam untuk Denmark guna memohon penjelasan terkait hal tersebut.

“Sudah jelas bahwa urusan yang mana menyangkut Denmark kemudian Greenland adalah untuk diputuskan oleh Denmark juga Greenland,” tulis Valtonen pada jaringan X.

Valtonen juga mengingatkan bahwa Denmark merupakan sekutu kuat Amerika Serikat pada tanah Afghanistan dan juga Irak, yang dimaksud menanggung kerugian besar dan juga menghadapi ancaman terorisme akibat keterlibatannya di operasi militer Negeri Paman Sam di dalam kedua negara tersebut.

Dukungan mirip disampaikan Menteri Luar Negeri Swedia Maria Malmer Stenergard. Ia menyerukan penghargaan terhadap kedaulatan dan juga keutuhan wilayah Denmark.

“Urusan yang dimaksud menyangkut Denmark dan juga Greenland adalah untuk diputuskan oleh Denmark dan juga Greenland. Swedia sepenuhnya berdiri ke belakang negara tetangganya di isu ini dan juga akan terus-menerus membela hukum internasional. Kewajiban untuk menghormati kedaulatan serta keutuhan wilayah negara merupakan prinsip dasar hukum internasional,” tulis Stenergard di dalam X.

Trump berulang kali menyatakan bahwa Greenland seharusnya berubah menjadi bagian dari Amerika Serikat dengan alasan kepentingan strategis bagi keamanan nasional serta pertahanan “dunia bebas”, salah satunya dari China kemudian Rusia.

Mantan Utama Menteri Greenland Mute Egede menegaskan bahwa pulau yang disebutkan tidak ada untuk dijual dan juga tidaklah akan pernah dijual.

Presiden Negeri Paman Sam itu juga menolak memberikan jaminan tak akan menggunakan kekuatan militer untuk menguasai Greenland.

Greenland merupakan koloni Denmark hingga 1953. Wilayah itu masih bermetamorfosis menjadi bagian dari Kerajaan Denmark, tetapi memperoleh status otonomi pada 2009 dengan kewenangan mengatur pemerintahan sendiri juga menentukan kebijakan domestiknya.