Ibukota – Mantan juara bumi tinju selama Kazakhstan, Gennady Golovkin, menegaskan tekadnya untuk memulihkan kepercayaan umum global terhadap olahraga tinju, termasuk mengatasi posisinya di Olimpiade, pasca resmi terpilih sebagai Presiden World Boxing pada kongres tahunan yang digunakan berlangsung pada Roma, Italia, Akhir Pekan (23/11).
Mengutip laman resmi OCA, Jumat, Ketua Komite Olimpiade Nasional (NOC) Kazakhstan itu terpilih tanpa lawan kemudian segera menekankan komitmennya untuk mengakibatkan kembali stabilitas juga kredibilitas bagi cabang tinju pada tingkat internasional.
“Saya datang untuk memperjuangkan sesuatu yang tersebut penting, masa depan tinju itu sendiri,” ujar Golovkin.
Ia menegaskan salah satu prioritas utamanya adalah menjamin tinju kembali mendapat pengakuan penuh dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan juga menjamin keberlanjutannya sebagai nomor resmi Olimpiade.
Pada dua edisi terakhir Olimpiade, yakni Tokyo 2020 kemudian Paris 2024, IOC mengambil alih secara langsung penyelenggaraan cabang tinju pasca federasi sebelumnya, International Boxing Association (IBA), dikeluarkan dari pergerakan Olimpiade akibat persoalan tata kelola.
“Dengan dukungan Anda semua, saya akan melakukan segala upaya untuk memulihkan kepercayaan terhadap World Boxing. Bersama-sama, kita dapat meraih pengakuan penuh IOC serta menjamin kedudukan tinju, tiada belaka di dalam Los Angeles 2028, tetapi juga di Olimpiade mendatang,” kata Golovkin.
Golovkin bukanlah nama baru dalam gelanggang Olimpiade. Ia merupakan peraih medali perak kelas menengah pada Olimpiade Athena 2004 kemudian pernah memegang peringkat juara globus kelas menengah di dalam bola profesional.
Setibanya pada Kazakhstan pasca kongres pada Roma, Golovkin mendapat ucapan selamat dari Presiden Kassym-Jomart Tokayev yang dimaksud kemudian menganugerahinya Order of Barys Kelas 1 menghadapi kontribusinya pada memajukan olahraga nasional.















