DKI Jakarta – Inter Milan menduduki peringkat nomor satu di dalam klasemen sementara Kompetisi Italia 2025/2026 setelahnya menekuk Lazio dengan skor 2-0 pada Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Mulai Pekan (10/11) dini hari WIB.
Dikutip dari laman Serie A di dalam Jakarta, Inter menang berkat gol yang dimaksud dicetak Lautaro Martinez (3′) serta Ange-Yoann Bonny (62′).
Inter pun pada masa kini mengoleksi 24 poin dari 11 pertandingan di dalam klasemen, unggul selisih gol (+14) dari peringkat kedua Negeri Paman Sam roma (+7) yang dimaksud juga berpoin 24 dari total pertandingan yang tersebut sama.
Sementara Lazio tertahan pada peringkat kesembilan dengan 15 poin dari 11 laga.
Inter membuka keunggulan ketika laga baru berjalan tiga menit. Berawal dari kesalahan Gustav Isaksen yang digunakan kehilangan bola pada sisi kanan pertahanan Lazio, Alessandro Bastoni merebut bola dan juga dengan segera mengalirkannya terhadap Lautaro Martinez.
Sang kapten tanpa ragu mengurangi tembakan keras yang bersarang pada pojok kiri gawang Ivan Provedel. Angka menjadi 1-0.
Lazio mencoba merespons lewat aksi Mattia Zaccagni, tetapi sepakan mendatarnya masih melenceng dari sasaran.
Inter nyaris menggandakan skor pada menit ke-25, pada waktu Nicolo Barella mengirim umpan silang yang tersebut disambut voli Petar Sucic, tetapi bola masih melebar. Angka satu-nol bertahan hingga turun minum.
Seusai jeda, Inter kembali menggebrak. Lautaro hampir mencetak gol keduanya melalui tembakan jarak dekat yang tersebut sayangnya melambung usai menerima umpan Barella.
Terus menekan, Inter mampu mendatangkan gol kedua pada menit ke-62 lewat sontekan Ange Bonny yang tersebut memanfaatkan assist dari Federico Dimarco.
Inter sempat memperbesar keunggulan lewat Piotr Zielinski, tetapi gol itu dianulir VAR pada menit ke-68 pasca Dimarco dianggap menyentuh bola dengan tangan pada proses serangan.
Lazio kemudian mendominasi jalannya pertandingan di pertengahan putaran kedua demi mengejar ketertinggalan.
Peluang emas didapat pasukan tamu pada menit ke-77 pada saat Mario Gila menyambut tendangan bebas dengan sundulan keras. Yann Sommer telah mati langkah, tetapi bola sialnya membentur tiang gawang.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 untuk kemenangan Inter tidaklah berubah.















