Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Isi 20 poin rencana perdamaian Wilayah Gaza yang tersebut diajukan Trump

Isi 20 poin rencana perdamaian Wilayah Kawasan Gaza yang yang disebutkan diajukan Trump

Ibukota – Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah dilakukan mengumumkan 20 poin rencana perdamaian untuk menghentikan konflik berkepanjangan pada Gaza, Palestina.

Rencana ini diberi nama “Comprehensive Plan to End the Daerah Gaza Conflict” atau rencana komprehensif untuk mengakhiri konflik Gaza. Hal ini disampaikan secara langsung ketika konferensi pers bersatu Awal Menteri tanah Israel Benjamin Netanyahu dalam Gedung Putih, Washington DC, Awal Minggu (29/9) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Trump mengatakan hari pengumuman itu sebagai historic day for peace atau hari bersejarah bagi perdamaian. Netanyahu pun menafsirkan rencana Trump dapat memperkuat tujuan peperangan negeri Israel lalu memberikan harapan baru untuk mengakhiri pertumpahan darah di Gaza.

Rencana perdamaian yang ditawarkan Trump memuat sebagian poin, mulai dari penghentian perang, pembebasan sandera, hingga konstruksi kembali Daerah Gaza dengan dukungan dari komunitas internasional.

Berikut 20 poin rencana perdamaian Kawasan Gaza yang mana diajukan Trump:

  1. Gaza ditetapkan sebagai zona bebas teror lalu dideradikalisasi agar tiada bermetamorfosis menjadi ancaman bagi negara tetangga.
  2. Rekonstruksi Wilayah Gaza difokuskan untuk kepentingan rakyat yang digunakan terdampak perang.
  3. Jika tanah Israel dan juga organisasi Hamas menyetujui rencana ini, peperangan segera dihentikan. Tim negara Israel akan mundur ke garis yang tersebut disepakati untuk persiapan pembebasan sandera, sekaligus menghentikan operasi militer hingga evakuasi seluruh pasukan.
  4. Israel wajib memulihkan seluruh sandera, baik yang tersebut hidup maupun meninggal, di waktu 72 jam pasca menerima kesepakatan ini.
  5. Setelah pembebasan sandera, negara Israel akan membebaskan 250 tahanan seumur hidup juga 1.700 warga Wilayah Gaza yang ditahan sejak 7 Oktober 2023, salah satunya perempuan, anak-anak, dan juga jenazah warga.
  6. Anggota gerakan Hamas yang bersedia menonaktifkan senjata serta hidup berdampingan akan diberikan amnesti. Bagi yang mana ingin meninggalkan Gaza, akan diberikan jaminan perjalanan aman ke negara tujuan.
  7. Bantuan internasional akan segera masuk ke Gaza, minimal 600 truk berisi logistik, infrastruktur, peralatan medis, hingga sarana kebersihan sesuai perjanjian pada 19 Januari 2025 lalu.
  8. Distribusi bantuan akan dikelola PBB, the Red Crescent (Bulan Sabit Merah), atau lembaga netral lainnya. Hal ini tidak ada akan dicampur tangan tanah Israel maupun Hamas.
  9. Gaza akan dipimpin sementara oleh pemerintahan transisi teknokrat Palestina dengan pengawasan badan internasional baru bernama “Board of Peace”, yang tersebut dibentuk serta dipimpin Trump dengan banyak kepala negara lain. Badan yang disebutkan akan merencanakan pemerintahan Wilayah Gaza yang tersebut modern pada melayani rakyatnya.
  10. Rencana pengerjaan kegiatan ekonomi Wilayah Gaza akan disusun oleh pakar internasional pada mendirikan kota modern. Hal ini juga bertujuan untuk mengejutkan investasi, menciptakan lapangan kerja, juga membuka prospek bagi warga.
  11. Dibentuk zona kegiatan ekonomi khusus dengan akses perdagangan kemudian tarif preferensial yang disepakati bersatu negara-negara peserta.
  12. Tidak ada paksaan bagi warga Wilayah Gaza untuk pergi. Namun, warga akan didorong untuk masih tinggal juga ditawarkan kesempatan merancang masa depan yang digunakan lebih tinggi baik.
  13. Hamas juga faksi lain tak akan berperan pada pemerintahan. Infrastruktur militer, terowongan, lalu prasarana produksi senjata akan dihancurkan juga diawasi pemantau independen.
  14. Mitra regional akan menjamin keamanan agar Kawasan Gaza tak kembali berubah menjadi ancaman, kemudian menjamin organisasi Hamas dan juga faksi lainnya mematuhi kewajibannya.
  15. Dibentuknya Regu Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) oleh Amerika Serikat, Arab juga mitra internasional lainnya. ISF akan melatih juga mengupayakan polisi Palestina di Wilayah Gaza sebagai badan keamanan internal jangka panjang.
  16. Israel tidaklah akan menduduki Gaza. IDF akan mengemukakan wilayah Wilayah Gaza secara bertahap untuk ISF sesuai dengan kesepakatan yang tersebut dibuat.
  17. Jika kelompok Hamas menunda atau menolak rencana ini, segala operasi bantuan akan dilanjutkan ke wilayah bebas teror oleh IDF terhadap ISF.
  18. Proses deradikalisasi akan diwujudkan lewat dialog antaragama berbasis nilai toleransi dan juga hidup damai. Hal ini bertujuan untuk mengubah pola pikir warga Palestina lalu Israel.
  19. Setelah rekonstruksi berjalan lalu reformasi Otoritas Palestina selesai, akan dibuka prospek menuju penentuan nasib sendiri juga kemungkinan kenegaraan Palestina.
  20. Amerika Serikat akan memfasilitasi dialog kebijakan pemerintah Israel-Palestina untuk merumuskan jalan perdamaian jangka panjang.

Sebelumnya, Trump juga telah terjadi memaparkan 21 poin usulan sejenis ketika bertemu beberapa orang negara Arab lalu Muslim ke sela Sidang Umum PBB, Rabu (24/9).

Perbedaan rencana yang disebutkan terletak pada satu poin tambahan, yakni tanah Israel setuju untuk tidak ada melakukan serangan kembali di dalam Qatar, sementara Negeri Paman Sam dengan komunitas internasional mengakui peran Doha sebagai mediator konflik Gaza.

Selain itu, pemerintah Italia melalui Awal Menteri Giorgia Meloni menyatakan dukungannya terhadap rencana perdamaian Trump. Italia sudah lama menegaskan komitmen dukungannya terhadap segala upaya yang digunakan dapat mengakhiri konflik ke Gaza.

Tak hanya sekali Italia, ada beberapa negara lainnya yang tersebut juga menyambut positif itikad baik dari rencana perdamaian tersebut, diantaranya seperti negara Irak, Rusia, kemudian Malaysia.