Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Jelang Lebaran, Pemkot Jakbar awasi pangan segar ke pusat perbelanjaan

Jelang Lebaran, Pemkot Jakbar awasi pangan segar ke pusat perbelanjaan

Ibukota – pemerintahan Pusat Kota (Pemkot) Ibukota Indonesia Barat (Jakbar) melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan serta Pertanian (Sudin KPKP) melakukan pengawasan keamanan pangan segar jelang Lebaran pada lima pusat perbelanjaan.

Kepala Seksi Ketahanan Pangan kemudian Pertanian Suku Dinas KPKP Ibukota Indonesia Barat Milya Purnamasari mengungkapkan pengawasan keamanan pangan itu bertujuan memberikan kepastian mutu keamanan terhadap barang pangan yang digunakan beredar di dalam bursa tradisional serta swalayan pada wilayah setempat.

Pengawasan keamanan pangan segar pada Kamis (5/3) itu dijalankan dalam lima pusat perbelanjaan, yakni Farmer's Market Wang Plaza, Lion Superindo Kedoya, Lion Superindo Kelapa Dua, Pasar Kedoya Utara juga Pasar Pos Pengumben.

"Kami bertugas mengambil 15 sampel komoditas hasil pangan peternakan dan juga pertanian. Sampel-sampel barang pangan diperiksa secara on the spot dalam mobil uji laboratorium yang dimaksud ditempatkan ke Farmer's Market Wang Plaza," ujar Milya ketika dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Sampel produk-produk pertanian yang digunakan diperiksa itu, di antaranya anggur, apel merah, beras, cabe merah keriting, cabe rawit merah, nangka muda, bawang merah, sawi hijau, sawi putih, tomat juga kembang kol.

Sedangkan sampel hasil peternakan yang tersebut diperiksa, antara lain daging ayam, daging sapi, ati ampela serta kikil.

"Sampel hasil pangan yang digunakan diperiksa berjumlah 63 sampel, dengan rincian 47 sampel pertanian lalu 16 sampel peternakan. Sampel produk-produk pangan pertanian lalu peternakan diuji laboratorium untuk melakukan konfirmasi bebas residu pestisida, juga paparan substansi kimia berbahaya," papar Milya.

Berdasarkan hasil uji laboratorium, lanjut dia, seluruh sampel hasil pangan pertanian serta peternakan itu terbukti aman dari paparan materi kimia berbahaya.

"Semua produk-produk pangan segar yang dimaksud beredar ke Ibukota Indonesia Barat aman. Kita ingin memberikan jaminan untuk penduduk bahwa pangan yang digunakan mereka konsumsi bebas residu pestisida kemudian zat berbahaya lainnya," ungkap Milya.

Sementara itu, Head Office Industrial Relations/Human Capital Departement Farmer's Market Wang Plaza Rina menyebutkan sejauh ini, pihaknya menerima produk-produk pangan dari pemasok yang digunakan mempunyai izin untuk menegaskan keamanan pangan.

"Sehingga semua produk-produk ke di sini miliki perizinan, aman dikonsumsi kemudian sebagainya," tutur Rina.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di laman web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.