Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Kejayaan krusial Indonesia jaga potensi medali di dalam bisbol

Kejayaan krusial Negara Indonesia jaga prospek medali pada pada bisbol

Bangkok – Manajer Tim Bisbol Indonesia M. David Franico menganggap kemenangan 4-3 melawan Laos pada laga keempat SEA Games 2025 ke Queen Sirikit 60th Anniversary Baseball Stadium, Bangkok, Senin, berubah menjadi hasil penting untuk merawat prospek regu tetap bersaing di perebutan medali setelahnya sebelumnya menelan dua kekalahan telak.

“Alhamdulillah pada inning-inning akhir kita berhasil menyamakan skor, lalu pada inning terakhir kita dapat mencuri dua run membalikkan keadaan berubah jadi 4-3,” kata David usai laga.

Ia menjelaskan bahwa pertandingan berlangsung ketat dan juga penuh adu strategi sejak awal.

“Kita bola-bola bawah, bola-bola atas, alhamdulillah kita mampu melintasi base 1, base 2, base 3,” kata David.

Indonesia sempat tertinggal pasca Laos mencetak dua nomor pada inning kedua. Indonesi menyamakan kedudukan pada inning ketiga, tetapi kembali tertinggal 2-3 pasca Laos menambah satu angka. Pertarungan kemudian berjalan tanpa poin pada inning kelima juga keenam.

Perubahan kesempatan muncul pada inning ketujuh ketika Nusantara sukses memasukkan dua nomor tambahan yang dimaksud meyakinkan keunggulan 4-3. Eksekusi pukulan yang digunakan lebih lanjut efektif juga kesalahan pertahanan Laos menjadi penentu keberhasilan Tim Bisbol Tanah Air membalikkan skor.

Atlet bisbol Indonesi I Gede Ricky Takahashu Suasta mengumumkan pertandingan berlangsung menegangkan sebab pasukan harus mengejar ketertinggalan sejak awal.

“Jujur cukup menegangkan, akibat kita harus membiarkan leading pertama untuk kelompok Laos. Namun bisa jadi menyamakan kedudukan di pertengahan inning,” ujarnya.

Ricky menganggap titik balik laga muncul pada waktu Indonesi berhasil mencetak dua bilangan pada inning ketujuh. Ia mengkaji Laos mulai lengah saat situasi two out sehingga memberi ruang bagi Indonesi untuk memanfaatkan peluang.

Kemenangan ini berubah menjadi pembangkit semangat pasca Nusantara sebelumnya kalah 14-0 dari Filipina juga 10-1 dari Thailand. Ricky mengakui suasana ruang ganti sempat murung, namun arahan pembimbing agar merekan me-reset pola pikir berubah menjadi dorongan penting untuk bangkit.

“Masih ada sisa game lalu kita tak boleh kalah lagi,” ujarnya.

Menurut David, kemenangan berhadapan dengan Laos menghasilkan Indonesi naik ke peringkat empat klasemen sementara serta masih miliki kesempatan untuk bersaing di perebutan medali, meskipun harus mengawaitu hasil pertandingan negara lainnya serta.

“Situasi masih sanggup berubah, harapan kita harus dapat ke peringkat dua untuk dapat mencapai ke final,” katanya.