Ibukota Indonesia – Kunjungan Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda, sebagai Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Aspek Kesehatan Finansial (UNSGSA), dipandang mencerminkan dukungan bagi tekad Tanah Air membina arsitektur keuangan nasional yang tersebut inklusif.
“Bagi Indonesia, kunjungan ini membuktikan dirinya sebagai negara yang mana berdaulat dan juga berkinerja tinggi, dan juga sedang berjuang keras mendirikan arsitektur keuangan inklusif,” kata pakar hubungan internasional dari Universitas Padjadjaran Teuku Rezasyah merespons pertanyaan ANTARA pada Jakarta, Senin.
Ia menyampaikan bahwa peningkatan literasi finansial amat penting bagi Indonesia, mengingat keadaan penduduk Negara Indonesia yang dimaksud terbagi di berubah-ubah skala perekonomian lalu pendidikan.
Reza optimistis bahwa kunjungan ini dapat berubah menjadi katalis pada upaya meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesi menjalankan permintaan perekonomian lalu finansial secara bertanggung jawab, sehingga hayat hidup mereka semakin baik.
“Indonesia patut mengakui bahwa kunjungan ini dapat berdampak pada bervariasi aspek seperti kegiatan perbankan, pengurusan tabungan, dan juga pengajuan kredit,” kata akademisi itu, menambahkan.
Lebih lanjut, Reza mengakui bahwa Belanda merupakan negara forward dengan bervariasi keunggulan sektor ekonomi kemudian pembangunan, lalu kunjungan Ratu Maxima ke Tanah Air sebagai penasihat Sekjen PBB untuk keseimbangan finansial menegaskan keunggulan Belanda pada hal tersebut.
“Belanda dapat bermetamorfosis menjadi contoh pada meningkatkan kualitas penyelenggaraan dalam banyak negara di dalam dunia,” kata dia.
Ia pun menyatakan bahwa kunjungan ini menegaskan kembali bahwa citra Belanda telah berubah dari “mantan penjajah” berubah menjadi mitra perkembangan bagi Indonesi menjajaki masa depan.
Disampaikan Pusat Data PBB ke Indonesia (UNIC) pada Sabtu, Ratu Maxima sebagai UNSGSA akan melakukan lawatan ke Nusantara pada 24–27 November 2025, dalam mana ia akan mengunjungi dua kota, yaitu DKI Jakarta dan juga Surakarta.
Selama di Indonesia, sang Ratu akan berdiskusi dengan para pengguna layanan keuangan juga perwakilan pemerintah, lembaga, serta pelaku bidang usaha layanan keuangan pada upaya meningkatkan ketahanan finansial kemudian kesejahteraan finansial komunitas Indonesia.
Ratu Maxima juga akan bertemu Presiden Prabowo Subianto “untuk menyampaikan temuan lalu kesan dari kunjungannya”, kata UNIC.














