Ibukota Indonesia – Ketua Umum Federasi Futsal Negara Indonesia (FFI) Michael Victor Sianipar berharap pertandingan timnas futsal Negara Indonesia pada Piala Asia Futsal 2026 yang mana dijalankan dalam Tanah Air pada awal tahun depan, dapat dipadati penonton.
Piala Asia Futsal 2026, yang mana berubah menjadi edisi ke-18 sejak pertama kali dimainkan tahun 1999, akan dilakukan dalam Indonesi untuk kedua kalinya. Pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah event ini adalah tahun 2002, yang kala itu perjalanan mereka berakhir dalam putaran grup lalu tak mampu lolos ke fase gugur.
“Tapi kita mau targetkan supaya setiap kali Nusantara bermain, sanggup full. Tentu tuh harapan kita, sebab ini kan jarang-jarang ada Piala Asia datang ke Indonesia, pada Futsal, sekali 20 tahun,” kata Michael pasca undian Piala Asia Futsal 2026 dalam iNews Tower, Jakarta, Rabu, selesai.
Dalam undian yang digunakan direalisasikan hari ini, Tanah Air tergabung di Grup A sama-sama Irak, Kirgistan, kemudian Korea Selatan.
Piala Asia Futsal 2026 akan memakai dua tempat yaitu ke Indonesi Arena dan juga DKI Jakarta International Velodrome. Negara Indonesia Arena sendiri akan berubah menjadi tempat laga pembuka kejuaraan ini antara Indonesi berjuang melawan Korea Selatan pada 27 Januari.
Soal penonton di setiap laga Indonesia, Michael cukup optimistis hal itu dapat terjadi, apabila berkaca pada pertandingan uji coba terakhir grup Garuda ke Negara Indonesia Arena ketika menghadapi Australia pekan lalu.
Dalam laga yang dimenangkan Nusantara dengan skor 3-1 itu, penonton yang hadir pada Indonesi Arena adalah 15.337 penonton. Jumlah ini memecahkan rekor sebagai pertandingan futsal yang paling banyak ditonton secara langsung di Asia Tenggara.
“Jadi berikutnya kita bisa jadi jadi tuan rumah 20 tahun dari sekarang. Jadi harapan kita, para suporter, datang tentu mendukung timnas, tapi juga bisa saja ada kesempatan menyaksikan pertandingan dari negara-negara lain juga,” tutur Michael.
Sejak dilakukan pada 1999 pada Malaysia, Iran berubah menjadi grup tersukses di dalam kejuaraan ini dengan 13 peringkat dari 17 edisi yang digunakan dimainkan. Terakhir kali Iran juara adalah pada edisi sebelumnya, ketika merek mengalahkan tuan rumah Thailand 4-1 pada 2024.
Untuk Indonesia, tim Garuda sudah ada berpartisipasi berjumlah 10 kali di dalam pertandingan ini, dengan capaian terbaik pada edisi 2022 ke Kuwait saat mencapai perempat final.













