Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Ledakan SMAN 72, pelaku ledakan individu yang terjebak “bully” masih didalami Polisi

Ledakan SMAN 72, pelaku ledakan individu yang digunakan mengalami keterhambatan “bully” masih didalami Polisi

Ibukota – Polda Metro Jaya hingga pada waktu ini masih mendalami motif terduga pelaku ledakan dalam SMA Negeri 72, Kelapa Gading Barat, DKI Jakarta Utara, pada hari terakhir pekan siang adalah orang yang terluka perundungan (bully) oleh siswa lainnya.

“Kita di malam hari ini sengaja meluruskan informasi sehingga bukan simpang siur, tadi disampaikan oleh Bapak Kapolda Metro Jaya, ini juga masih dilaksanakan pendalaman terhadap motif, apakah yang tersebut bersangkutan penderita ‘bullying’ (perundungan)? Hal ini juga masih kita dalami,” kata Kabid Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto pada waktu dikonfirmasi, di dalam Jakarta, Jumat.

Budi juga menjelaskan pihaknya belum dapat memohonkan beberapa jumlah pernyataan dari para saksi sebab mayoritas masih di penanganan rumah sakit.

“Karena saksi-saksi yang digunakan ada juga adalah berubah menjadi individu yang terjebak lalu butuh pemulihan di penanganan medis. Jadi, kemungkinan besok Bapak Kapolda Metro Jaya yang digunakan akan menyampaikan,” katanya.

Sementara itu, Budi juga menjelaskan untuk perkembangan jumlah total orang yang terluka hingga pada waktu ini adalah 54 pemukim siswa dengan rincian 27 dirawat di dalam RS Islam Jakarta, enam dirawat dalam RS YARSI juga 21 pendatang siswa sudah ada diperbolehkan pulang.

“Kemudian, ketika kami tinjau terkait luka apa belaka yang tersebut dialami para penderita yaitu luka-luka lecet lalu pendengaran terganggu,” katanya.

Ia juga menambahkan seharusnya Bapak Kapolda Metro Jaya melaksanakan rilis terkait kejadian ini, namun mengingat olah tempat kejadian perkara (TKP) sampai waktu malam ini masih belum selesai, maka dijadwalkan esok hari.

“Besok rencana akan dilaksanakan setelahnya semua hasil olah TKP baik dari Forensik Mabes Polri, Densus 88, Tim Jibom Gegana juga besok juga akan menjelaskan, diantaranya dari Biddokes akan menjelaskan kondisi pasien siswa sampai dengan detail dari jumlah agregat yang mana ada sampai dengan esok hari,” kata Budi.

Budi juga memberikan imbauan terhadap seluruh penduduk pasca ledakan ini untuk tak harus khawatir akibat kepolisian telah mengendalikan kejadian tersebut.

“Kapolda Metro Jaya juga mempersiapkan Posko Pelayanan untuk mendata lalu mengetahui kondisi korban, menyiapkan penyembuhan trauma bagi orang yang terluka lalu keluarga korban,” katanya.