Lennox Lewis , raja kelas berat sang juara tak terbantahkan terakhir sebelum dirusak Oleksandr Usyk yang digunakan menjadi penguasa tak terkalahkan hingga sekarang. Lennox Lewis di tempat usia 60: Saya mengungguli segalanya juga menciptakan orang-orang menginginkan lebih… (Tyson) Fury, (Anthony) Joshua, serta kawan-kawan menyadari betapa sulitnya hal itu.
Mantan juara kelas berat tak terbantahkan ini juga mengungkap rivalitasnya yang tersebut telah lama berlangsung lama dengan Frank Bruno. Hidup terasa seperti pantai bagi Lennox Lewis pada waktu ia mempersiapkan perayaan ulang tahunnya yang digunakan ke-60.
Dan legenda tinju Inggris ini tiada akan menyesal pada waktu ia mengakhiri masa pensiunnya, mengungkapkan untuk SunSport: “Anda harus menghasilkan orang-orang menginginkan lebih banyak — kemudian saya mendengarkan.”Karier kelas beratnya membentang selama 15 tahun sebagai juara dunia tiga kali.
Baca Juga: Moses Itauma Naik ke Peringkat 1 WBA Penantang Kelas Berat
Lewis adalah juara dunia tak terbantahkan pada tahun 1999, mengamankan tempatnya sebagai salah satu petinju terhebat sepanjang masa. Faktanya, peraih medali emas Olimpiade 1988 ini adalah kaisar kelas berat tak terbantahkan terakhir hingga petinju jenius negara Ukraina Oleksandr Usyk membersihkan divisi tersebut.
Dan ia adalah andalan pada daftar petarung terbaik Inggris sepanjang masa, dengan 42 kemenangan, cuma dua kekalahan, serta satu hasil imbang.Pahlawan West Ham ini menguasai dunia pada era keemasan, meraih kemenangan epik berhadapan dengan Evander Holyfield, Frank Bruno, Mike Tyson, dan juga Vitali Klitschko.
Dan beliau bisa jadi menilai jajaran petarung raksasa kita ketika ini seperti Anthony Joshua kemudian Tyson Fury, sebab dia semua telah lama mencoba serta gagal mengikuti jejaknya. Dia meniup 60 lilin besok kemudian bercanda: “60 tahun ke depan saya akan bersantai di dalam pantai.”















