Ibukota Indonesia – Penyerang sayap Madura United Lulinha mengundang timnya untuk bangkit pada kompetisi BRI Super League 2025/2026 yang tersebut telah berjalan tujuh pekan.
Dikutip dari laman resmi I.League, Selasa, Lulinha menegaskan apabila kemenangan akan berubah menjadi target utama dari Madura United pada pertandingan yang mana akan datang.
"Tentu ini bukanlah situasi yang mana kami, semua pemain inginkan, dan juga bukanlah sikap yang kami mau. Kami akan kerja lebih tinggi keras lagi untuk menghadirkan Madura United bisa saja bangkit, kami pasti bisa," jelas Lulinha.
Setelah rampungnya pekan ketujuh Super League, Madura United pada saat ini masih berada di dalam peringkat ke-15 klasemen sementara dengan enam poin dari tujuh pertandingan, unggul satu poin dari zona degradasi.
Pada pekan ketujuh Super League, Madura United belum sanggup mengemas kemenangan dengan hanya sekali mampu bermain imbang tanpa gol saat dijamu PSBS Biak.
Hasil yang dimaksud menciptakan Madura United melanjutkan puasa kemenangan merekan berubah jadi lima pertandingan beruntun dikarenakan terakhir kali merek mengemas hasil sempurna adalah pada 16 Agustus 2025, mengalahkan Persik Kediri 2-1.
"Kami, pemain, pelatih, official, manajemen, tidaklah sanggup berjuang sendirian. Kami berharap suporter permanen sama-sama kami, memberikan dukungan untuk kami, juga permanen menjadi penyemangat bagi kami. Kami akan upayakan segera bangkit," tutup Lulinha.
Selanjutnya pada pekan kesembilan Super League, pemain Brasil yang dimaksud dengan Madura United akan menghadapi Dewa United di dalam Stadion Internasional Banten, Serang, Kamis (16/10).
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam laman web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.














