macanbolanews.com NEW YORK – Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan pendapat mayoritas membantu resolusi yang tersebut menghidupkan kembali solusi dua negara untuk negeri Israel juga Palestina. Langkah ini kurang dari 24 jam setelahnya Awal Menteri (PM) negeri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan tidak ada akan pernah ada negara Palestina.
“Deklarasi New York”, yang tersebut menguraikan “langkah-langkah konkret, berjangka waktu, lalu tak dapat diubah” menuju solusi dua negara, diadopsi pada hari Hari Jumat (12/9/2025) dengan 142 pernyataan mendukung, 10 kata-kata menentang – termasuk tanah Israel kemudian sekutu utamanya, Amerika Serikat – juga 12 kata-kata abstain.
Disampaikan Prancis dan juga Arab Saudi, dokumen setebal tujuh halaman yang dimaksud menyerukan “tindakan kolektif untuk mengakhiri peperangan pada Gaza, untuk mencapai penyelesaian konflik Israel-Palestina yang digunakan adil, damai, juga langgeng berdasarkan implementasi efektif solusi Dua Negara.”
Resolusi yang dimaksud juga memerintahkan kelompok Palestina Hamas, yang tersebut menjalankan pemerintahan di dalam Gaza, untuk “membebaskan semua sandera”, dengan menetapkan kelompok Hamas harus “mengakhiri kekuasaannya di dalam Wilayah Gaza lalu menyerahkan persenjataannya terhadap Otoritas Palestina … sejalan dengan tujuan Negara Palestina yang mana berdaulat serta merdeka.”
Kementerian Luar Negeri Palestina menyambut baik upaya Saudi-Prancis untuk menciptakan “rencana yang dimaksud dapat ditindaklanjuti” menuju solusi dua negara.
Kementerian yang dimaksud juga menyerukan, “Pengaktifan semua mekanisme untuk mengakhiri pendudukan kolonial negeri Israel kemudian mencapai hak-hak sah rakyat Palestina.”
Upaya Melanjutkan Proses Negosiasi
Dukungan PBB yang tegas terhadap solusi dua negara muncul pada sedang pemboman tanah Israel yang terus berlanjut pada Gaza, satu hari setelahnya Netanyahu melakukan penandatanganan rencana perluasan permukiman di dalam Tepi Barat yang mana diduduki yang dimaksud akan menimbulkan negara Palestina di tempat masa depan hampir mustahil.















