Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Menpora: Model bonus SEA Games 2025 masih ditinjau Kemenkeu

Menpora: Model bonus SEA Games 2025 masih ditinjau Kemenkeu

DKI Jakarta – Menteri Pemuda juga Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengkonfirmasi bahwa skema bonus atlet untuk SEA Games Thailand 2025 sekarang ini masih ditinjau Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Erick mengutarakan bahwa pada waktu ini skema yang dimaksud sedang ditinjau terkait dengan setiap nominal yang mana akan diberikan untuk para atlet yang mana mendulang medali baik emas, perak, serta perunggu pada turnamen pesta olahraga Asia Tenggara ini.

“Ya memang sebenarnya kami sedang tadi saya ungkapkan mengajukan sesuai instruksi Presiden terhadap pihak yang berwenang yaitu Menteri Keuangan. Mudah-mudahan satu atau dua hari ini kami kirimkan (skema bonus) angka-angkanya,” kata Erick pada waktu bermetamorfosis menjadi narasumber pada siniar Redaksi Olahraga ANTARA dalam Jakarta, Selasa.

Erick mengemukakan bahwa nantinya akan terdapat penyesuaian terkait dengan nominal bonus bagi para atlet yang tersebut mempersembahkan medali terhadap kelompok Merah Putih.

Sesuai dengan janji Presiden Prabowo Subianto yakni akan memberikan Rp1 miliar untuk para atlet yang digunakan berhasil menggondol emas, namun Erick mengungkapkan terdapat penyesuaian bonus terkait dengan nomor pertandingan yang digunakan diikuti.

Ditanya mengenai skema nominal bonus secara terperinci yang tersebut berada dalam disiapkan, Erick menyatakan bahwa masih belum bisa saja membeberkannya lantaran pada tahap peninjauan Kemenkeu.

Erick memaparkan bahwa bonus yang dimaksud nantinya akan secara langsung ditransfer untuk para atlet.

“Semua nanti secara langsung ditransfer ke akunnya masing-masing. Nah kami juga mohon untuk anak-anak saya, adik-adik atlet, benar-benar ditabung (uang bonus). Ini adalah untuk masa depan,” ujar Erick.

Tim Merah Putih tercatat mendulang 333 medali yang terdiri dari 91 emas, 111 perak, lalu 131 perunggu pada kompetisi SEA Games Thailand 2025.

Pencapaian yang disebutkan menimbulkan Tanah Air menempati peringkat kedua klasemen akhir atau berada dalam bawah juara umum yakni tuan rumah Thailand.