Ibukota Indonesia – Polres Tangerang Selatan mengerahkan 1.224 personel pada Operasi Lilin untuk pengamanan perayaan Natal 2025 kemudian Tahun Baru 2026 dalam wilayah tersebut.
“Operasi Lilin 2025 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026,” kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor DH Inkiriwang pada keterangannya di Jakarta, Kamis.
Operasi ini melibatkan sekitar 1.224 personel gabungan yang mana terdiri dari unsur Polri (Polres Tangsel serta Polsek jajaran), TNI, otoritas Daerah (Dishub, Satpol PP, Dinkes), Pokdarkamtibmas, Saka Bhayangkara dan juga prospek warga lainnya.
“Pada Operasi Lilin 2025 terdapat 208 objek pengamanan yang mana meliputi 107 tempat ibadah (gereja), 9 objek wisata, 7 stasiun KAI, 1 terminal, 15 pusat perbelanjaan/mal dan juga 69 tempat kejadian perayaan di malam hari tahun baru,” katanya.
Untuk menyokong pelaksanaan operasi, Polres Tangerang Selatan mendirikan delapan Pos Pengamanan (Pospam) lalu satu Pos Pelayanan (Posyan) dan juga menyiapkan sembilan Pos Pengamanan Terpadu yang mana disesuaikan dengan jumlah keseluruhan kecamatan dalam wilayah hukum Polres Tangerang Selatan.
Wakil Wali Pusat Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan menyampaikan bahwa eksekutif Perkotaan Tangerang Selatan siap menyokong Polres juga Kodim di mengantisipasi beragam prospek kelainan kamtibmas selama perayaan Natal 2025 kemudian Tahun Baru 2026 (Natura).
“Seperti tawuran, peredaran minuman keras, juga peredaran narkotika yang tersebut selama ini telah terjadi dapat ditangani dengan baik,” katanya.
Selain itu, Pilar juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap prospek aksi terorisme dan juga radikalisme agar penduduk dapat merayakan Nataru dengan rasa aman, enak kemudian penuh sukacita di situasi yang digunakan kondusif.















