DKI Jakarta – Pacific Caesar Surabaya menyebabkan kejutan menjauhi bergulirnya Indonesian Basketball League (IBL), yang digunakan dimulai pada 10 Januari, dengan merekrut penembak tiga poin (shooter) asing dengan syarat Kroasia, Dino Butorac.
Laman IBL, Rabu, menyatakan diperkenalkan pemain veteran berumur 35 tahun yang disebutkan dinilai berbagai pihak sebagai langkah strategis manajemen klub itu, guna menyeimbangkan komposisi skuad yang digunakan sedang diremajakan.
Pelatih Kepala Pacific Caesar Surabaya Andika Supriadi Saputra atau yang tersebut kerap disapa Coach Bedu sebelumnya menyampaikan bahwa, timnya berjanji memberikan porsi lebih besar besar untuk pemain muda pada musim mendatang.
Namun, ke sedang dominasi pemain usia muda, Pacific kekal membutuhkan figur berpengalaman yang digunakan mampu menjadi penopang permainan, sekaligus panutan di dalam di lalu luar lapangan.
Oleh sebab itu, Dino Butorac diproyeksikan mengisi peran tersebut. Meski tak lagi muda, ia dikenal sebagai shooter berpengalaman dengan kemampuan membaca permainan yang digunakan baik.
Pengalaman guard itu dalam berubah-ubah kompetisi Eropa, diharapkan mampu membantu Pacific mempertahankan stabilitas permainan, teristimewa pada momen-momen krusial.
Butorac sudah meniti karier profesional sejak 2011 serta miliki rekam jejak prestasi yang tersebut cukup mentereng. Dia pernah meraih peringkat juara liga Swedia pada 2014 lalu 2015, menjuarai Kejuaraan Bosnia lalu Herzegovina, dan juga Piala Bosnia lalu Herzegovina pada 2012.
Pengalaman yang dimaksud berubah menjadi modal penting bagi Pacific yang tersebut memiliki target peningkatan prestasi dalam IBL 2026.
Selain berkiprah pada level klub, Butorac juga sempat menguatkan pasukan nasional Kroasia pada kelompok usia muda.
Dia pernah tampil pada World Championship U-19 dalam Selandia Baru, pada 2009 juga European Championship U-20 dalam Kroasia, ketika 2010. Rangkaian perjalanan karier di dalam timnas itu semakin mengukuhkan kualitasnya sebagai pemain berpengalaman di level internasional.
Dalam dua musim terakhir sama-sama KK Zagreb, Butorac juga membukukan performa solid.
Pada musim 2024–2025, beliau mencatatkan rata-rata 11,9 poin per laga (ppg), 4,3 rebound per laga (rpg), 4,2 assist per laga (apg), serta 1,3 steal per laga (spg) dari 23 pertandingan.
Sementara pada musim 2025-2026, ia mencetak rata-rata 8,9 ppg, 5,8 rpg, juga 5,1 apg di 11 laga.
Manajemen Pacific Caesar Surabaya berharap, diperkenalkan Dino Butorac dapat berubah menjadi kepingan penting yang menghadirkan grup menembus fase playoff IBL 2026.















