Surabaya – Pembimbing Borneo FC Fabio Araujo Lefundes menganggap laga berjuang melawan Persebaya berlangsung dengan kualitas membesar walaupun kedua kelompok bukan tampil dengan kekuatan penuh akibat beberapa jumlah pemain kunci absen.
“Kami sebenarnya mampu mengawali pertandingan dengan baik serta unggul tambahan dulu, namun situasi berubah setelahnya kami kebobolan sehingga laga berjalan ketat hingga akhir. Kompetisi ini sangat luar biasa,” kata instruktur Borneo FC Fabio Lefundes ketika konferensi pers pada Stadion GBT Surabaya, Hari Sabtu malam.
Dia juga menyoroti langkah wasit pada waktu menggunakan VAR yang berujung permanen disahkannya gol Persebaya.
Meskipun begitu, ia menegaskan timnya permanen menerima hasil yang disebutkan sebagai bagian dari dinamika pertandingan.
“Saya merasa ada yang tersebut salah dari langkah itu, tapi kami harus menerimanya,” tuturnya.
Fabio mengungkapkan dirinya melakukan beberapa penyesuaian permainan pada fase kedua lantaran status regu yang dimaksud tak ideal, di antaranya pemain yang mana mengalami cedera di sedang pertandingan.
Fabio menafsirkan tidak ada ada tim dalam liga yang mampu tampil konsentris sepanjang musim tanpa hambatan.
“Selama saya melatih, tidak ada ada grup yang tersebut sanggup konsisten 100 persen di dalam liga,” ucapnya.
Ia menambahkan, Borneo FC masih berada pada tempat kompetitif lalu fokus meraih kemenangan di tiga pertandingan tersisa putaran pertama demi poin maksimal.
Ia menekankan pentingnya memaksimalkan prospek pemain mengingat keterbatasan anggaran tim.
“Yang paling penting adalah mempertahankan pemain sebaik mungkin,” kata dia.
Pemain Borneo FC Dika Kuswardani bersyukur mendapatkan kesempatan tampil pada laga yang disebutkan yang digunakan berubah menjadi penampilan pertamanya musim ini.
“Ini pertandingan pertama saya musim ini kemudian sangat berkesan,” kata Dika.
Ia menafsirkan pertandingan berjalan menawan meskipun hasil akhir belum sesuai harapan, namun ia optimistis timnya tampil lebih besar baik pada laga-laga berikutnya.















