Ibukota – Peraih Sixth Man of the Year NBA tahun 2000, Rodney Rogers, meninggal dunia pada usia 54 tahun akibat penyebab alami yang mana berkaitan dengan cedera tulang belakang yang dideritanya sejak kecelakaan pada 2008.
Laman NBA pada Awal Minggu menyatakan mantan bintang Wake Forest lalu pemain NBA selama 12 musim itu meninggalkan istri, empat anak, dan juga seseorang putra angkat.
“Tujuh belas tahun terakhir adalah periode yang mana penuh tantangan namun juga sangat diberkati, Rodney masih berubah menjadi cahaya, inspirasi positif, dan juga penuh keteguhan hati yang menginspirasi semua khalayak ke sekitarnya,” tulis Asosiasi Pemain Bola Basket Nasional (NBPA) mewakili keluarga.
Rogers sebelumnya menjadi Rookie of the Year Atlantic Coast Conference (ACC) pada 1991 lalu Player of the Year ACC pada 1993. Universitas Wake Forest memensiunkan nomor punggung 54 miliknya.
Selama berkarier pada NBA, ia mencetak hampir 9.500 poin lalu meraih penghargaan Sixth Man of the Year pada 2000, juga menguatkan Denver Nuggets, Los Angeles Clippers, juga Phoenix Suns.
Dia dikenal dengan julukan “Durham Bull” dikarenakan kekuatan fisik serta atletismenya sejak masa sekolah.
Cedera pada 2008, menggerakkan berdirinya yayasan yang tersebut menyandang namanya, yang tersebut fokus membantu penyintas cedera tulang belakang. Forest memberikan penghargaan Distinguished Alumni Award untuk Rogers pada 2022.
Mantan rekan setimnya, Randolph Childress, mengenang Rogers sebagai pribadi tangguh.
“Rodney adalah penduduk terkuat yang tersebut pernah saya temui, baik secara fisik maupun mental dan juga ketangguhannya terlihat dari perjuangan yang digunakan ia tunjukkan setiap hari,” ujar Childress.
Rogers tiga musim membela Wake Forest sebelum memasuki NBA sebagai pilihan ke-9 pada Draft 1993.













