Jepara – Tim Elit Pro Academy (EPA) Persijap U17 Daerah Jepara, Jawa Tengah, mendapat kehormatan mewakili Tanah Air di event laga internasional tingkat Asia (K-League Asian Youth Championship) yang digunakan akan dijalankan ke Jeju, Korea Selatan, pada 17–23 November 2025.
“Secara pribadi maupun mewakili komunitas Jepara, saya merasa bangga Persijap U17 bisa jadi berkiprah ke level internasional serta mudah-mudahan bisa jadi menyebabkan harum nama Wilayah Jepara,” kata Pimpinan Daerah Jepara Witiarso Utomo pada sela pelepasan regu dalam Pendopo R.A. Kartini Jepara, Selasa.
Ia juga berpesan agar seluruh pemain melindungi kekompakan lalu semangat juang selama bertanding.
Apalagi, kata dia, mampu berlaga ke kancah internasional ini juga berkat apresiasi tinggi dari PSSI untuk Persijap U17 yang tersebut dianggap layak tampil dalam kancah internasional berkat performa impresif merekan di kompetisi usia muda nasional.
Ia berharap para pemain nantinya terus kompak, disiplin, kemudian solid pada bermain agar dapat meraih kemenangan serta mengakibatkan kebanggaan bagi Jepara.
Keikutsertaan Persijap U17 di laga internasional, kata dia, berubah jadi kesempatan berharga untuk menambah pengalaman juga mengasah talenta muda agar tetap eksis pada liga elit Tanah Air serta mampu mengantarkan Persijap menuju prestasi juara pada masa depan.
Sementara itu, Manajer EPA Persijap Istanto mengungkapkan bahwa sebelum berangkat ke Korea Selatan, regu akan menjalani pemusatan latihan di Lembang selama satu minggu sebagai bentuk adaptasi terhadap cuaca.
“Kami akan menjalani pemusatan latihan di dalam Lembang untuk beradaptasi dengan suhu dingin, akibat keadaan ke Korea berjauhan berbeda dengan dalam sini,” ujarnya.
Ia menambahkan sebanyak 18 pemain yang dimaksud berangkat pada situasi bugar juga siap bertanding. Tim memiliki target dapat menembus sesi final juga menghadirkan pulang piala juara ke Jepara.
“Kita satu grup dengan China serta Korea. Target kami jelas, masuk final dan juga menyebabkan pulang piala untuk Jepara,” ujarnya.
Kebanggaan mirip disampaikan Manajer Persijap Jepara Egat Sacawijaya yang dimaksud menafsirkan kesempatan ini bermetamorfosis menjadi turnamen pembinaan berkelanjutan bagi pemain muda.
“Ini potensi besar untuk pengembangan diri merek agar nantinya siap menguatkan grup senior. Kami membentuk mereka itu untuk jenjang karier yang digunakan lebih banyak tinggi,” ujarnya.















