Ibukota – Timnas U-17 Negara Indonesia tertunduk dengan skor 1-3 dari Timnas U-17 Zambia pada pertandingan penyisihan Grup H Piala Planet U-17 2025 pada Lapangan 7 Aspire Zone, Doha, Qatar, Selasa waktu setempat.
Pada pertandingan ini sebenarnya Indonesi dapat unggul terlebih dahulu melalui Zahaby Gholy, namun Zambia dapat membalikkan keadaan melalui Abel Nyirongo (2) dan juga Lukonde Mwale, demikian catatan FIFA.
Hasil ini menimbulkan Nusantara berada pada peringkat ketiga klasemen sementara Grup H Piala Bumi U-17 2025 tanpa poin dari satu pertandingan, sedangkan Zambia menempati sikap kedua dengan tiga poin.
Zambia mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu lalu sempat membobol gawang Indonesia Mapalo Simute, namun dianulir oleh wasit oleh sebab itu adanya offside pasca melalui tinjauan FVR (Football Video Support).
Indonesia sempat berbalik memberikan ancaman melalui tendangan dari luar kotak penalti Lucas Lee yang masih dapat dihalau kiper Zambia Christo Chitambala.
Garuda Muda berhasil unggul terlebih dahulu pada menit 12 lewat gol yang dimaksud dicetak oleh Zahaby Gholy memanfaatkan bola rebound dalam di kotak penalti Zambia sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Setelah beberapa kali melakukan upaya, Zambia berhasil menyamakan kedudukan pada menit 35 melalui gol yang dimaksud dicetak Abel Nyirongo setelahnya menyambut umpan tarik Kelvin Chipelu sehingga skor berubah berubah menjadi 1-1.
Hanya berselang dua menit, Zambia dapat membalikkan keadaan bermetamorfosis menjadi 2-1 lewat gol kedua dari Nyirongo yang dimaksud tendangannya tak dapat dijangkau oleh Dafa Algasemi pada menit 37.
Zambia menambah keunggulan dia berubah menjadi 3-1 pada menit 42 pasca umpan tarik dari Chipelu kembali membuahkan hasil, kali ini berhasil dimaksimalkan sambaran Lukonde Mwale.
Memasuki putaran kedua, Zambia kembali mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu, namun belum ada kesempatan yang dimaksud membahayakan dari skuad asuhan Dennis Makinka tersebut.
Indonesia sempat mempunyai potensi emas melalui Mierza Firjatullah yang digunakan tinggal berhadapan dengan kiper Chitambala, namun tendangannya masih dapat diblok.
Zambia memberikan ancaman ke lini pertahanan Tanah Air melalui tendangan keras Nelson Chilemu dari luar kotak penalti, namun bola masih melambung tipis di menghadapi mistar gawang.
Indonesia mempunyai potensi emas untuk memperkecil ketertinggalan melalui tendangan dari Evandra, namun bola masih dapat diamankan Chitambala.
Skuad asuhan Nova Arianto itu kembali menciptakan kesempatan emas melalui tendangan dari luar kotak penalti Rafi Rasyiq yang masih membentur tiang mistar gawang Zambia.
Pada waktu yang mana tersisa, Negara Indonesia terus berupaya untuk setidaknya memperkecil ketertinggalan, namun hingga laga usai skor 3-1 untuk kemenangan Zambia permanen bertahan.















